Pengertian Akuntansi Menurut Pendapat Ahli
Pada umumnya akuntansi adalah suatu proses pengumpulan data keuangan baik yang terjadi di perusahaan jasa, dagang, industry atau badan Pemerintah atau badan Swasta dan hasilnya disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan baik bermotif mencari keuntungan atau tidak.Sampai sekarang ini masih dijadikan polemik di masyarakat tentang Tata Buku dengan Akuntansi Untuk lebih jelasnya maka disini diberikan pendapat dari Paul Grady dalam hasil penelitian oleh American Institute of Certified Publick Accountant yaitu sebagai berikut.
“Akuntansi adalah keseluruhan pengetahuan dan fungsi yang berhubungan dengan penciptaan, pengesahan, pencatatan, pengelompokkan, penyimpulan, penganalisaan, penafsiran dan penyajian informasi yang dapat dipercaya dan penting artinya secara sistematik mengenai transaksi-transaksi yang sedikitdikitnya bersifat financial dan yang diperlukan untuk pimpinan dan operasi suatu badan dan untuk laporan-laporan yang harus diajukan mengenai hal tadi guna atau Pembukuan adalah bagian dari pengertian Akuntansi yaitu hanya pada bagian pengumpulan data dan dilanjutkan dengan pencatatannya, sedangkan Akuntansi mempunyai jangkauannya sangat luas sekali dan sangat kompleks. memenuhi pertangung jawaban yang bersifat keuangan dan lainnya”.
Perkembangan Tentang Akuntansi dan Hubungannya dengan Pajak Pemerintah
Berdasarkan informasi bahwa akuntansi sudah ada sejak peradaban Cina kuno, Babilonia, Yunani dan Mesir kurang lebih tahun 1400 yang lalu. Akuntansi terus berkembang lebih jauh karena adanya kebutuhan akan informasi dari para pedagang di kota –kota Negara Italia selama tahun 1400.
Dalam suasana komersil tersebut , Rahib Luca Pacioli, seorang ahli matematika dan sahabat dari Leonardo da Vinci mengumumkan tentang gambaran pertama tentang double entry bookkeeping / pembukuan berganda di tahun 1494. Kemudian dengan berkembang pesatnya perdagangan dan industry maka pemerintah menuntut terhadap penetapan pajak kepada para pengusaha. Dalam hal ini maka informasi akuntansi tersebut sangat mambantu sekali dalam penetapan besarnya pajak yang harus dibayar.
Dari penjelasan tersebut maka Akuntansi mempunyai tujuan dan fungsi yang sangat kompleks sekali yaitu sejak dari teknik pencatatan, pengawasan, penyajian laporan keuangan, pemeriksaan hasil sehingga data yang disajikan berupa informasi yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
Pihak-pihak yang Memerlukan Akuntansi
Pemilik atau para pemegang saham
perusahaan sangat memerlukan informasi Akuntansi tentang perkembangan dalam bisnisnya sehingga dapat meramalkan dan menentukan hasil-hasil yang dicapai baik sekarang maupun pada masa yang akan datang.Manajemen yaitu khususnya para pimpinan perusahaan informasi
Akuntansi sangat diperlukan dalam hal membantu manajemen tentang memecahkan persoalan likuiditas dan rentabilitas. Kemudian berguna juga dalam membuat pedoman untuk menyusun rencana penganggaran keuangan (budget) serta memberikan informasi yang tepat dalam melakukan pengambilan keputusan seperti : Pembelian, pemasaran, produksi, pembayaran dan sebagainya.![]() |
| analytics | credit : freepik.com |
Kreditor , Bank dan Suplier
Ingin mengetahui tentang informasi Akuntansi perusahaan khususnya tentang posisi keuangan perusahaan sebelum mereka memberikan pinjaman dananya. Mereka lebih memperhatikan pada tingkat likuiditas dan solvabilitas perusahaanPemerintah
Pemerintah juga berkepentingan yang berhubungan dengan masalah perpajakan dan lainnya seperti masalah penerapan peraturan statistic yang berhubungan dengan moneter.Karyawan
Karyawan juga berkepentingan tentang stabilitas dan rentabilitas perusahaan dengan harapan pendapatannya atau gajinya dapat meningkat.Bidang-Bidang Akuntansi
Pada Bidang-bidang Akuntansi yaitu meliputi :Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
Yaitu bidang akuntansi yang bertujuan untuk menyusun laporan keuangan yang meliputi laporan laba/rugi, laporan perubahan modal dan neraca selama periode akuntansi yang berguna bagi pihak-pihak yang berkepentingan.Akuntansi Manajemen (Managerial Accounting)
Yaitu akuntansi khusus yang diperlukan bagi para manajemen dalam rangka mencapai tujuan yaitu laba, dengan demikian bagaimana strategi yang harus dijalankannya.Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
Adalah arti sempit dalam akuntansi biaya merupakan bidang khusus yang melakukan mencatat, menghitung, menganalisa, mengawasi, dan masalah biaya dan harga pokok produksi.Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)
Adalah suatu proses pemeriksaan terhadap data akuntansi yang terjadi di perusahaan dengan tujuan untuk meneliti kecermatan data dan menilai kelayakan laporan keuangan perusahaanPerpajakan (Taxation)
Yaitu memberikan nasehat dan cara melakukan perhitungan tentang laba kena pajak sesuai peraturan perundangan yang berlaku.Penganggaran (Budgeting)
Suatu rencana anggaran pendapatan dan belanja perusahaan selama satu periode bertujuan untuk melakukan pengawasan atas kegiatan yang dijalankan oleh perusahaanJasa Konsultasi Manajemen(Management Advisory Service)
Adalah memberikan nasehat kepada para manajemen perusahaan terhadap permasalahn yan terjadi dan bagaimana cara alternative pemecahaannyaAkuntansi Pemerintahan(Governmental Accounting)
Adalah akuntansi yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintahan dengan tujuan untuk memberikan informasi bagaimana cara melakukan pengawasan atas keuangan Negara.Seluk Beluk Mengenai Profesi Akuntan
![]() |
| accounting | credit: freepik.com |
Para Pemakai Informasi Akuntansi
Pengambilan keputusan selalu meminta informasi, makin penting keputusan yang dibuat maka makin besar kebutuhan akan informasi yang relevan.Contoh kelompok yang membutuhkan informasi akuntansi dan keputusan keputusan yang mereka buat seperti :
- Individu
Masyarakat menggunakan informasi akuntansi dalam peristiwa sehari-hari misalnya mengatur rekening di bank mereka, untuk mengevaluasi prospek pekerjaan, untuk melakukan evaluasi investasi, atau memutuskan akan menyewa atau membeli rumah - Kalangan Bisnis
Para Manajer perusahaan menggunakan informasi akuntansi untuk menetapkan tujuan organisasi mereka, mengevaluasi kemajuan bisnis, mengambil tindakan perbaikan dalam bisnisnya, menetapkan membeli gudang atau peralatan dahulu,berapa besarnya persediaan barang yang seharusnya , dan berapa banyaknya uang kas yang bisa dipinjamkan. - Investor dan kreditor
Apakah investor akan memberikan pinjaman kepada perusahaan untuk itu perlu membaca informasi akuntansinya. Kemudian harus memantau kemajuan kinerjanya melalui laporan keuangan secara rutin. - Badan Pemerintah
Sebaiknya perusahaan harus menjual sahamnya melalui Pasar Bursa untuk mengungkap informasi tertentu kepada publik - Instansi Pajak
Pemerintah memungut pajak dari baik individu maupun perusahaan berdasarkan informasi akuntansi. Sehingga perusahaan dapat menghitung besarnya pajak yang harus dibayar. - Organisasi Nirlaba
Seperti Rumah sakit, Sekolah, yang tidak menghasilkan laba juga menggunakan informasi akuntansi seperti perusahaan lain akan selalu berurusan dengan anggaran, pembayaran gaji, sewa, dan semacamnya yang semuanya berasal dari system akuntansi - Karyawan
Mereka berkepentingan dengan stabilitas dan rentabilitas perusahaan dengan harapan gajinya bisa meningkat.
Dengan demikian maka Akuntansi adalah proses pencatatan, penggolongan, penganalisaan, pengikhtisaran terhadap transaksi keuangan yang terjadi baik perusahaan jasa, dagang, industry juga di kantor pemerintahan kemudian hasilnya berupa informasi keuangan yang menggambarkan kemajuan atau penurunan terhadap harta, utang, modal, pendapatan dan biaya serta sangat berguna bagi pihak-pihak yang memerlukannya.
Informasi keuangan tersebut disebut Laporan Keuangan yang pada umumnya meliputi :
- Laporan Laba/Rugi
- Laporan Perubahan Modal/Equitas
- Neraca
- Dan ditambah lampiran-lampiran lainnya yang dianggap penting
Rangkuman Hubungan Administrasi Keuangan dengan Pajak Sebagai Bagian dari Administrasi Negara
Rangkaian aktivitas Administrasi Keuangan adalah : merencanakan anggaran, menggunakan anggaran, mengumpulkan bukti-bukti pengeluaran dan menyusun laporan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Dalam mengelola dana harus memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
- Penggunaan dana harus sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang telah disepakati, apabila terjadi perubahan harus terlebih dahulu mendapat persetujuan pihak pemberi dana.
- Pengeluaran dana berdasarkan permintaan penanggungjawab
- Pengambilan dana penanggungjawab dapat direalisasi setelah memberikan pertanggungjawaban dana yang diberikan sebelumnya kepada bendaharawan
- Penerimaan dan pengeluaran dana dicatat dalam pembukuan
- Pembukuan pada Buku Kas Umum dilakukan setelah transaksi terjadi/saat pembayaran (dibukukan sesuai dengan tanggal terjadinya transaksi).
- Seluruh berkas keuangan baik berupa laporan keuangan dan bukti-bukti pengeluaran/kuitansi disimpan secara rapi dalam file/odner menurut urutan nomor dan tanggal, disimpan dalam tempat yang aman dan mudah dicari untuk dipergunakan kembali setiap saat diperlukan.
- Bendaharawan berkewajiban memungut pajak-pajak, menyetor dan melaporkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. : 31/Pj/2012 tentang pedoman teknis tata cara pemotongan, penyetoran dan pelaporan pajak penghasilan).
- Pungutan Pajak Penghasilan/honor (PPh ps. 21) sebesar 15 % dari jumlah honor yang diterima, untuk pengadaan bahan/barang yang nilainya di atas Rp. 1.000.000,00 (satu juta rupiah) dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10%, dan pajak penghasilan atas pengadaan barang (PPh ps 22) sebesar 1.5% Semua hasil pemungutan pajak tersebut direkap dan disetor ke kas negara melalui pos/bank pemerintah setempat.
- Bendaharawan atas nama lembaga sebagai pihak Penerima dana harus mengurus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pada kantor pajak daerah setempat guna keperluan penyetoran pajak.
- Peraturan Direktur Jenderal Pajak No. : PER-31/PJ/2012 tentang Pedoman Teknis Tata Cara Pemotongan, Penyetoran dan Pelaporan Pajak Penghasilan Pasal 21

