Tipologi Kepribadian Menurut Eduard Spranger


Eduard Spranger adalah seorang berkebangsaan Jerman yang dikenal sebagai ahli psikologi modern. Ia juga ahli di bidang ilmu filsafat dan peminat ilmu social. Penyelidikan Spranger tentang kepribadian manusia termaktub dalam karyanya berjudul Lebens Formen, Gesteswissenschaft Licho Psychologie und Rthik der Personnlichkeit.

Spranger mengemukakan pandangannya tentang tipe-tipe manusia dengan didasarkan pada nilai-nilai dan bidang pengetahuan yang ada (philosophy of life), meliputi diantaranya:

Manusia Tipe Ilmu Pengetahuan (Teoritis) 
Ciri dominan dari tipe manusia ini adalah keinginannya untuk mencari dan menemukan kebenaran (The Truth). Yang ditunjukkan dalam watak dan sikap yang kita sebut kognitif. Orang seperti ini suka mengamati sesuatu. Serius dalam melihat identitas dan kekhususan tiap-tiap sesuatu. Suka meneliti, mencari kegunaan suatu objek, tidak pernah berhenti berpikir. Minat orang semacam ini diantaranya suka akan hal-hal yang empiris kritis dan rasional. Intellectualistic, scientist atau filosofis. Tujuan hidupnya ingin menyusun dan membuat sistematika ilmu pengetahuan. Menjadi kaya adalah sesuatu yang dikesampingkan oleh tipe kepribadian ini.
Manusia Tipe Ekonomis
Gemar mengumpulkan harta benda. Menaruh minat pada nilai-nilai sesuatu yang berguna baginya. Self preservation. Minat terhadap kegunaan sesuatu dikembangkan untuk menguasai peristiwa-peristiwa praktis dalam dunia perdagangan seperti produksi, pemasaran dan barang barang konsumsi. Orang orang bertipe ekonomis sering mengalami konflik dengan nilai nilai dan norma norma tertentu. Kerap kali bertentangan dengan manusia tipe estetis kecuali jika seni atau produksi tersebut berfungsi memiliki sifat dan komersil. Watak tipe ekonomi membuat agamanya sebagai bentuk pemujaan dewa kekayaan (mammon). Sangat hemat dan penuh perhitungan tentang laba rugi setiap tindakan atau modal yang telah dikeluarkan.
Manusia Tipe Estetis
Pandangannya ialah nilai tertinggi terdapat dalam bentuk dan harmoni dari segala sesuatu. Berupa keindahan, kesempurnaan, dan kecocokan adalah sesuatu yang menjadi perhatiannya. Ia memandang sebuah norma dengan cara yang berbeda dari orang tipe teoritis. Menurut orang estetis keanekaragaman adalah pusat perhatian sehingga mereka mengesampingkan identitas suatu hal secara terperinci. Ini berbeda dengan orang tipe teoritis. Mereka juga memandang suatu proses industri, perdagangan, dan kegiatan ekonomi sebagai ancaman yang menghancurkan nilai penting dalam hidupnya. Orang estetis berminat terhadap pribadi secara subjektif, bukan kesejahteraan pribadi tersebut. Ia memandang kebenaran adalah sesuatu yang indah dan menentang aktifitas politik yang menekan individualitas manusia.
Manusia Tipe Sosial
Cinta pada sesama manusia. Altruisme. Mereka memandang orang teoritis, ekonomis, dan estetis sebagai kawanan yang tidak berperikemanusiaan. Dalam sikap dan pandangan senantiasa religius.
Manusia Tipe Politik
Berpusat pada power atau hasrat untuk menguasai sesuatu. Arogansi. machtemensch. Giat dan selalu berkompetisi dalam kekuasaan. Keinginan untuk berpengaruh dan terkenal adalah hal yang terpenting baginya.
Manusia Tipe Agama
Menganggap nilai dan norma tertinggi ialah kesatuan. Senantiasa mencari dan mencoba memahami alam kosmos. Sebagai satu keseluruhan dan berusaha menyatukan diri dengannya. Ia sangat menikmati segala sesuatu sebagai kepastian takdir Tuhan. Cenderung menjauhi kehidupan duniawi. Ascetc. Suka menolong orang lain, kurang senang dengan harta benda, ikhlas, dan bertindak seperti pertapa.

Posting Komentar

© Dipinterin. All rights reserved. Developed by Dipinterin