Kata Trigonometri berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua suku kata, yaitu
Trigonos = segitiga
Metris = ukuran – ukuran
Jadi, Trigonometri adalah cabang matematika yang khusus mempelajari ukuran – ukuran pada segitiga. Pada segitiga terdapat dua hal yang dapat diukur, yaitu: panjang sisi dan besar sudut.Hubungan antara panjang sisi dan perbandingan trigonometri,
Trigonometri terdiri dari :
- sinus (sin),
- kosinus (cos),
- tangen (tan),
- kosekan (csc),
- sekan (sec),
- kotangen (cot).
Sinus
Sinus adalah perbandingan antara sisi tegak dengan sisi miring (hipotenusa)
Kosinus
Kosinus adalah perbandingan antara sisi datar dengan sisi miring (hipotenusa)
Tangen
Tangen adalah perbandingan antara sisi tegak dengan sisi datar
Kosekan
Kosekan adalah kebalikan dari sinus.(perbandingan antara sisi miring dengan sisi tegak)
Sekan
Sekan adalah kebalikan dari kosinus (perbandingan antara sisi miring dengan sisi datar).
Kotangen
Perbandingan Trigonometri
Latihan 1
1. Diketahui sin A = 4/5, tentukan:
- cos A
- tan A
- sec A
- csc A
- cot A
2. Perhatikan segitiga siku-siku di samping! Jika nilai sin α = 0,6 dan r = 20, tentukan nilai x, y, dan luas segitiga tersebut !
Sudut – sudut istimewa
Identitas trigonometri pada sudut-sudut berelasi di kuadran I (0° ≤ α ≤ 90°):
- Sin (90° − α) = cos α
- cos (90° − α) = sin α
- tan (90° − α) = cot α
- cot (90° − α) = tan α
- csc (90° − α) = sec α
- sec (90° − α) = csc α
Identitas trigonometri pada sudut – sudut berelasi di kuadran II (90° ≤ α ≤ 180°)
- Sin (180° − α) = sin α
- cos (180° − α) = -cos α
- tan (180° − α) = -tan α
- csc (180° − α) = csc α
- sec (180° − α) = -sec α
- cot (180° − α) = -cot α
- sin (90 + α) = cos α
- cos (90 + α) = -sin α
- tan (90 + α) = -cot α
- sec (90 + α) = -csc α
- csc (90 + α) = sec α
- cot (90 + α) = -tan α
Identitas trigonometri pada sudut – sudut berelasi di kuadran III (180° ≤ α ≤ 270°)
- Sin (180° + α) = -sin α
- cos (180° + α) = -cos α
- tan (180° + α) = tan α
- csc (180° + α) = -csc α
- Sec (180° + α) = -sec α
- Cot (180° + α) = cot α
- sin (270 - α) = -cos α
- cos (270 - α) = -sin α
- tan (270 - α) = cot α
- sec (270 - α) = -csc α
- csc (270 - α) = -sec α
- cot (270 - α) = tan α
Identitas trigonometri pada sudut – sudut berelasi di kuadran IV (270° ≤ α ≤ 360°)
- Sin ( − α) = -sin α
- cos ( − α) = cos α
- tan ( − α) = -tan α
- csc ( − α) = -csc α
- sec ( − α) = sec α
- cot ( − α) = -cot α
- sin (270 + α) = -cos α
- cos (270 + α) = sin α
- tan (270 + α) = -cot α
- sec (270 + α) = csc α
- csc (270 +α) = -sec α
- cot (270 +α) = -tan α
- sin (360 - α) = -sin α
- cos (360 - α) = cos α
- tan (360 - α) = -tan α
- sec (360 - α) = sec α
- csc (360 - α) = -csc α
- cot (360 - α) = -cot α
Latihan 2
- sin 45
- cos 60
- tan -120
- csc 120
- cot 210
- sin -390
- tan 1080
- cot 2205
- tan 330
- sec -1080
- sin 120
- cos 135
- cot 150
- sec 225
- tan 330
- csc 210
- cot -30
- sin 750
Identitas Trigonometri
Latihan 3
Persamaan Trigonometri Dasar
Latihan 4
1. Diketahui sin x =1/2 √3 , tentukan himpunan penyelesaian untuk x!
2. Diketahui cos 2x = -1/2, tentukan himpunan penyelesaian untuk x!
3. Diketahui tan x = cot 1/3 π, tentukan himpunan penyelesaian untuk x!
Hubungan Derajat, Radian, Putaran
π rad = 180 dalam derajat
1 putaran = 360 dalam derajat
Latihan 5
1. 1/2 π = … dalam putaran
2. 1/12 π = … dalam derajat
3. 135 dalam derajat = … π
4. sin1/4 π = … dalam putaran














