Rangkuman Materi Olahraga : Permainan Lempar Lembing
Lempar Lembing dikenal dalam bahasa Inggris sebagai Javeling Throw. Untuk Indonesia Induk organisasi olahraga atletik adalah PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia). Sedangkan Induk Organisasi Atletik Internasional adalah IAAF ( International Amateur Atlhetic Federation). Pengertian Lempar Lembing adalah salah satu cabang olah raga atletik, yang dilakukan dengan melemparkan lembing dari jarak tertentu untuk mencapai jarak maksimum
Aturan
Peraturan Lempar Lembing --- Sudut Lemparan
- Lembing harus di pegang pada tempat pegangan
- Lemparan dinyatakan sah apabila menancap atau menggores si sektor lemparan
- Lemparan tidak sah apabila sewaktu melempar, atau garis 1,5 menyentuh tanah di depan lengkung lemparan
- Setelah mulai melempar, tidak boleh memutar badan sepanuhnya sehingga punggung menghadap ke arah lengkung lemparan
- Lemparan harus dilakukan di atas bahu
- Jumlah lemparan yang diperoleh adalah sebanyak 3 kali
- Peserta boleh melakukan lemparan sebanyak 3 kali, dan penilaian diambil jarak terjauh dari lemparan.
- Lembing dipegang tidak pada Lilitan nya (Pegangan)
- Dipanggil 2 menit belum juga melakukan lemparan
- Menyentuh besi batas lemparan sebelah atas
- Setelah melempar atlet keluar garis bagian depan sektor lempar
- Lembing jatuh di luar garis sektor lemparan
- Ujung lembing tidak membekas pada tanah
Cara Memegang Lembing
Cara Amerika
Cara pemegangan menurut versi Amerika, dengan menempatkan ibu jari telunjuk di atas lilitan pegangan dengan ketiga jari yang lain dan membentuk melingkar di sekitar tongkat. Letak kekuatan tersebut terdapat pada jari telunjuk dan ibu jari. Adapun peletakan lembingnya diletakkan pada telapak tangan. Dengan cara Amerika ini, Ibu jari menjadi dan jari telunjuk menjadi peranan penting untuk mendorong tali pegangan lembing pada saat melemparnya.
Cara Finlandia
Cara pemegangan versi ini juga berbeda lagi. Yaitu dengan cara menempatkan ibu jari dan jari tengah di ujung lilitan yang terdapat pada pegangan tersebut. Kedua jari itulah yang menjadi pusat untuk memberikan tenaga atau kekuatan pada pegangan lembing. Adapun jari manis hanya menunjang lurus di bagian bawah tongkat. Dengan cara Finlandia ini, jari tengah dan jari ibu jari menjadi peranan penting pada pegangan lembing, untuk mendorong tali pegangan pada saat melempar.
Cara Tang
Cara pemegangan lembing versi tang ini dengan cara menempatkan lembing di antara jari telunjuk dan jari tengah. Tapi sayangnya, pemegangan dengan cara ini sudah jarang digunakan oleh para atlet. Karena kurang kuatnya dukungan ataupun dorongan yang diberikan oleh kedua jari tersebut
Cara Membawa Lembing
- Dibawa di atas bahu/pundak dengan ujung atau mata lembing mengarah serong ke atas.
- Dibawa di muka bahu dengan ujung atau mata lembing mengarah serong ke bawah.
- Dibawa di depan dada dengan ujung atau mata lembing mengarah ke atas, dan sikap lembing diagonal.
Gaya Lempar Lembing
- Gaya Langkah Jingkat ( Hop Step )
- Gaya Silang ( Cross Step )







