DISKUSI 2 LOGIKA

Selasa, 9 Oktober 2018, 07:50
Pada sesi 2 ini silahkan Anda jawab dan diskusikan pertanyaan berikut:
1. Apa hubungan ide, konsep dan term dengan prinsip penalaran?
2. Jelaskan empat prinsip penalaran yang dapat membuat sesatpikir?
Selamat berpartisipasi dan berdiskusi!
Salam sukses,
Didik Setiyadi

Jawab :
1. Apa hubungan ide, konsep dan term dengan prinsip penalaran?
Ide adalah gagasan awal yang mengawali tersusunnya suatu perencanaan ke depan. Ide ini selanjutnya akan berakhir pada suatu capaian. Dalam rangka mewujudkan capaian ini, pemilik ide (baik sendiri atau melibatka orang lain) akan menyusun sebuah konsep yang meliputi cara/metode, langkah, dan target. Dalam proses ini, maka capaian akan terlihat. Apabila pada akhirnya capaian tidak sesuai dengan yang diingunkan, maka dapat dilakukan pengkajian ulang tentang konsepnya, yaitu tentang kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancamannya. Denga demikian, ide dengan konsep akan sejalan dalam rangka mencapai tujuan. 

2. Jelaskan empat prinsip penalaran yang dapat membuat sesatpikir?
1. Bandwagon (rombongan kereta): Sesat pikir menganggap sesuatu benar karena melihat orang-orang mengamini atau melakukannya juga. Contoh, mengendarai motor tanpa memakai helm dibenarkan karena orang lain pun melakukannya.

2. Ad hominem: Sesat pikir karena menyerang hal-hal pribadi yang tidak ada kaitannya dengan kasus yang sedang dibahas. Contoh, “Halah, anak kemarin sore kek kamu tahu apa soal aturan lalu lintas. Urusin aja sekola yang bener, jangan pacaran mulu!”

3. Anecdotal: Sesat pikir karena mempercayai pengalaman pribadi atau contoh yang sempit, alih-alih data yang valid. Contoh, “Gak usah ngelarang-larang papa ngerokok. Ngkong kamu juga ngerokok matinya tabrakan kok—bukan karena kanker.”

4. To quoque (disebut juga appeal to hypocrisy): Menghindari kritik dengan membalikkan kritik tersebut kepada pengkritik. Contoh, “Kalau seorang ayah selalu lebih tahu dari anaknya, kenapa Edison yang menemukan bola lampu—bukan ayahnya?”



Penilaian maksimum:84 (1)

Posting Komentar

© Dipinterin. All rights reserved. Developed by Dipinterin