Apa saja cabang yang terdapat pada ilmu antropologi? Apa yang dimaksud antropologi ekonomi? Seperti apa bentuk kajian antropologi biologi?
![]() |
| pasar terapung di delta Sungai Mekong - Vietnam | credit: www.freepik.com |
Sebenarnya ada beberapa cabang dari ilmu antropologi yang membentuk jalinan kompleks ilmu antropologi sehingga saling terkait dan tidak jarang tumpang tindih antara satu cabang dengan cabang yang lain. Antropologi sendiri dibedakan menjadi dua bidang, pertama adalah bidang yang mengarah pada unsur fisik dari manusia (antropologi fisik atau antropologi ragawi). Kedua adalah kajian yang mengarah pada unsur sosial budaya yang disebut antropologi sosial budaya.
Pada artikel berikut ini yang membahas cabang-cabang ilmu antropologi dan hubungannya dengan ilmu sosial lainnya seperti ilmu sosiologi, ilmu politik dan ilmu ekonomi.
Cabang-Cabang Ilmu Antropologi
Sebelum membahas cabang cabang pada ilmu antropologi, mari kita bahas cakupan atau ruang lingkup kajian ilmu antropologi.Menurut Koentjaraningrat (1996), ada 5 batas lapangan perhatian ilmu antropologi, yaitu:
- Sejarah asal dan perkembangan manusia berdasarkan identifikasi ciri-ciri tubuh secara evolusi yang dipandang dari segi biologi
- Sejarah asal muasal terjadinya berbagai ragam ras umat manusia dari segi ciri-ciri fisiknya
- Perkembangan, penyebaran, dan terjadinya berbagai ragam kebudayaan di dunia
- Sejarah asal, perkembangan, serta penyebaran berbagai macam bahasa di seluruh dunia
- Mengenai asas-asas kebudayaan manusia dalam kehidupan masyarakat-masyarakat suku bangsa di dunia
Berdasarkan ruang lingkup diatas, ada setidaknya 5 bagian antropologi yang menangani hal khusus pada masing-masing bidangnya.
Misalnya pembagian Antropologi Budaya dan Antropologi Fisik. Antropologi Fisik terbagi lagi ke dalam Paleoantropologi dan Antropologi Fisik. Sedangkan Antropologi Budaya terbagi menjadi 3 cabang ilmu lainnya yaitu Prasejarah, Etnolinguistik, dan Etnologi.
Berdasarkan penggolongan tersebut, Koentjaraningrat memerinci lagi ke dalam beberapa cabang ilmu. Etnologi memiliki dua cabang ilmu yaitu Antropologi Diakronik/Etnologi (Etnhonology) dan Antropologi Sinkronik/Antropologi Sosial (Social Anthropology). Haviland juga menambahkan dengan membagi antropologi menjadi dua bagian, yaitu antropologi fisik dan antropologi budaya. Antropologi budaya masih dibagi atas arkeologi, antropologi linguistik, dan etnologi.
Untuk lebih detailnya mengenai cabang-cabang ilmu antropologi dapat melihat bagan berikut ini.
![]() |
| gambar diagram pembidangan ilmu antropologi |
Pembahasan Mengenai Cabang-Cabang Ilmu Antropologi
Antropologi Fisik/Biologi/Paleoantropologi
- Antropologi Fisik/Biologi fokus kajiannya pada manusia sebagai organisme biologis, yang salah satunya menekankan pada kajian masalah evolusi manusia
- Paleoantropologi adalah antroplogi yang khusus meneliti sisa-sisa tubuh yang telah membatu (fosil) yang ditemukan dalam lapisan-lapisan tanah
- Meneliti ciri-ciri fisik/tubuh yang nampak mata secara lahiriah atau fenotipik, seperti warna kulit, indeks tengkorak, bentuk muka, warna mata, bentuk hidung, tinggi dan bentuk tubuh
- Juga menelitik ciri-ciri fisik bagian dalam tubuh manusia seperti golongan darah, diet, chromosome, dll (genotipik)
Antropologi Budaya
Adalah cabang antropologi umum yang berupaya mempelajari kebudayaan pada umumnya dan beragam kebudayaan dari berbagai bangsa di seluruh dunia. Mempelajari cara hidup manusia dalam memelihara dan mengubah lingkungannya.Prasejarah atau Prehistori
Mempelajari sejarah perkembangan dan persebaran semua kebudayaan manusia sebelum manusia mengenal tulisan. Ilmu prasejarah di Indonesia masih bisa dibilang sangat muda karena baru muncul sekitar tahun 1930-an. Pelopornya yaitu A.J.J. Van Der Hoop dan C.T. Van Stein Callenfels. Di Indonesia, ilmu prasejarah menjadi bagian dari ilmu arkeologi bukan menjadi bagian dari ilmu antropologiAntropologi Linguistik
Antropologi Linguistik adalah bagian ilmu antropologi budaya yang membahas mengenai sejarah, masalah dan keunikan bahasa peradaban manusia di dunia. Bahasa sangat penting menjadi media komunikasi. Hanya manusia, spesies yang diberi anugerah untuk membuat, mengembangkan, mengerti dan memahami bahasa.Bahasa adalah media transmisi (sosialisasi) unsur-unsur kebudayaan dari satu generasi kepada generasi berikutnya. Bahasa merupakan ciri kebudayaan manusia yang semakin maju dan kompleks. Bahasa merupakan hasil kesepakatan bersama manusia-manusia pemakainya.
Etnologi dan Antropologi Sosial
Etnologi adalah ilmu yang mempelajari asas-asas manusia melalui kajiannya terhadap sejumlah kebudayaan suku bangsa yang tersebar di seluruh dunia. Ada dua macam etnologi: yaitu etnologi diakronik dan etnologi sinkronik.Etnologi diakronik adalah ilmu yang lebih memfokuskan diri pada kajian dalam rentang waktu yang berurutan, yang tetap menggunakan nama etnologi. Etnologi sinkronik adalah ilmu yang lebih menekankan perhatiannya pada bidang kajian dalam waktu yang bersamaan, yang lebih akrab dengan sebutan antropologi sosial.
Salah satu ahli antropologi yang mengembangkan teori antropologi sinkronik adalah A.R. Radcliffe-Brown, seorang ahli antropologi Inggris yang mencari asas-asas kebudayaan dan kaidah-kaidah yang mengatur kehidupan masyarakat.
Etnopsikologi
Etnopsikologi adalah kajian antropologi yang menggunakan konsep-konsep psikologi dalam proses analisanya. Etnopsikologi digunakan untuk mengetahui kepribadian suatu bangsa, peranan individu dalam proses perubahan adat-istiadat, dan nilai universal dari konsep-konsep psikologi.Antropologi Spesialisasi
Antropologi Spesialisasi muncul karena adanya pembagian bidang-bidang ilmu sosial yang masih berhubungan satu sama lain. Artinya, disatu sisi ilmu antropologi membahas tentang manusia dan kehidupannya secara holistik, dan sisi lain ada kekhususan ilmu-ilmu sosial yang juga dibahas dalam ilmu antropologi ini. Semisal sistem keuangan, finansial dan konsep perekonomian masyarakat pedalaman yang diulas ilmu antropologi melingkupi bidang-bidang ekonomi, sehingga disebutlah antropologi ekonomi (spesialisasi)- Antropologi Politik
Perbedaan asas-asas dalam menyelenggarakan pemerintahan pada masyarakat modern (industri) dengan masyarakat nonindustri menjadi fokus para ahli antropologi untuk meneliti masalah-masalah politik lokal (tradisional). Ini karena perilaku dan budaya politik tidak dapat dilepaskan dari pengaruh aspek sosial budaya, latar belakang sosial budaya, sistem nilai dan norma yang berlaku di masyarakat. Salah satu kajian antropologi poliitk adalah masalah demonstrasi. - Antropologi Ekonomi
Ini dipelopori oleh antropolog kebangsaan Inggris, R. Firth yang meneliti gejala ekonomi pedesaan seperti masalah permodalan, pengerahan tenaga kerja, sistem produksi, pemasaran sistem pertanian dan perikanan di wilayah Osenia dan Malaysia pada tahun 1930-an. Antropologi jenis spesialisasi ini fokus pada pembahasan ekonomi masyarakat di daerah pegunungan, laut, dan masyarakat tradisional lainnya - Antropologi Kependudukan
Antropologi kependudukan adalah salah satu sub antropologi yang baru muncul disebabkan oleh adanya kondisi mengkhawatirkan dunia yang harus diatasi yakni masalah-masalah kependudukan. Ledakan penduduk yang cukup tinggi memunculkan persepsi bahwa pada suatu saat akan terjadi kelaparan, karena semakin menipisnya sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Antropologi kependudukan muncul untuk mencari solusi dari masalah tersebut. - Antropologi Kesehatan
Sama seperti Antropologi Kependudukan, Antropologi Kesehatan merupakan salah satu sub antropologi yang lahir ketika masyarakat dunia sadar akan pentingnya upaya-upaya untuk mengatasi masalah-masalah kesehatan yang disebabkan oleh ledakan penduduk yang cukup tinggi diiringi pula oleh munculnya masalah kesehatan, seperti masalah sanitasi lingkungan, penyakit epidemi, dan beberapa penyakit lain yang menjangkit ke sebagian besar penduduk
Kiranya diatas adalah penjelasan mengenai cabang-cabang ilmu antropologi berikut fokus ruang lingkup kerja cabang cabang ilmu antropologi tersebut. Pembagian ilmu antropologi ke beberapa bagian disebabkan oleh kompleksnya studi mengenai manusia dan kehidupan manusia yang dibahas secara holistik dan menyeluruh


