Pentingnya Upaya Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Sistem Kepegawaian Organisasi Birokrasi di Indonesia

Apakah pengembangan sumber daya manusia dalam organisasi itu penting? Apa saja tujuan dari pengembangan SDM di tubuh organisasi birokrasi pemerintah Indonesia?

ilustrasi para pekerja sedang bekerja kolaborasi | credit: www.freepik.com

Sumber daya manusia atau pegawai merupakan elemen utama organisasi dibandingkan dengan elemen lain seperti modal, teknologi dan uang, sebab manusia itu sendiri yang mengendalikan hal-hal lain tersebut. Membicarakan sumber daya manusia tidak terlepas dari kegiatan-kegiatan atau proses manajemen lainnya seperti strategi perencanaan, pengembangan manajemen dan pengembangan organisasi. Keterkaitan antara aspek-aspek manajemen itu sangat erat sekali sehingga sulit bagi kita untuk menghindari dari pembicaraan secara terpisah satu dengan lainnya.


Definisi Sumber Daya Manusia Menurut Para Ahli

Sedarmayanti (2009: 27) mengartikan sumber daya manusia sebagai “tenaga kerja atau pegawai di dalam suatu organisasi, yang mempunyai peran penting dalam mencapai keberhasilan

Hasibuan (200:3) memberikan definisi SDM sebagai: “semua manusia yang terlibat di dalam suatu organisasi dalam mengupayakan terwujudnya tujuan organisasi tersebut. Keterlibatan bisa berarti penerima manfaat. Keterlibatan juga bisa berarti pemasok input dan pelaksana kegiatan.”

Pentingnya Faktor Sumber Daya Manusia Pada Efektivitas Organisasi

Faktor sumber daya manusia sangat menentukan efektivitas organisasi, karena organisasi diciptakan oleh manusia, yang melaksanakannya manusia, dikendalikan oleh manusia serta yang memanfaatkannya juga manusia. Karena itu manusia merupakan faktor terpenting yang mempengaruhi berjalan tidaknya suatu organisasi dan menentukan tingkat efektivitas suatu organisasi.

Karena sifatnya sebagai sumber yang paling penting, sangat logis apabila dalam rangka peningkatan efisiensi kerja, perhatian utama ditujukan pula kepada faktor sumber daya manusia. Akan tetapi sorotan perhatian tidak boleh hanya ditujukan kepada pemanfaatannya secara maksimal, tetapi juga pengembangannya, perlakuannya dan estafet penggantiannya.

Berbicara masalah sumber daya manusia, menurut Sedarmayanti (2009:26) dapat dilihat dari dua aspek yaitu: “aspek kuantitas menyangkut jumlah sumber daya manusia dan aspek kualitas menyangkut kemampuan, baik kemampuan fisik maupun kemampuan non-fisik yang menyangkut kemampuan bekerja, berpikir dan keterampilan lain.

Robbins (1996:82) mengartikan kemampuan sebagai: “kapasitas seorang individu untuk mengerjakan berbagai tugas dalam suatu pekerjaan.”

Tujuan Peningkatan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada Organisasi Pemerintah

Sebenarnya tujuan utama peningkatan sumber daya manusia tiada lain untuk meningkatkan kinerja sumber daya manusia secara optimal, yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan produktivitas kerja yang diperlukan.

Martoyo (2000:38) menyebutkan ada 8 jenis pengembangan sumber daya manusia, yaitu:

  1. Produktivitas personil di organisasi (productivity)
  2. Kualitas produk organisasi (quality)
  3. Perencanaan sumber daya manusia (human resources planning)
  4. Semangat personil dan iklim organisasi (morale)
  5. Meningkatkan kompensasi secara tidak langsung (indirect compensation)
  6. Kependudukan-catatan sipil dan keselamatan kerja (health and safety)
  7. Pencegahan merosotnya kemampuan personil (absolescence prevention)
  8. Pertumbuhan kemampuan personil (personal growth)

Ditambahkan oleh Bryant and White (1982: 15) bahwasannya pengembangan sumber daya manusia mengandung empat aspek yang meliputi “capacity, equity, empowerment and sustainability”

Apa Saja Ciri-Ciri Sumber Daya Manusia (SDM) Yang Efektif dan Produktif?

efisiensi adalah salah satu ciri kegiatan yang produktif | credit: www.freepik.com


Makna produktivitas adalah keinginan (the will) dan upaya (effort) manusia untuk selalu meningkatkan kualitas kehidupan dan penghidupan di segala bidang (Sedarmayanti, 2009:56).

Menurut Dale Timpe dalam Husein, 2000:12, ciri manusia yang produktif dan bekerja dengan efektif adalah:

  • Cerdas dan dapat belajar dengan relatif cepat
  • Kompeten secara professional
  • Kreatif dan inovatif
  • Memahami pekerjaan
  • Belajar dengan “cerdik”, menggunakan logika, efisien, tidak mudah macet dalam pekerjaan
  • Selalu mencari perbaikan-perbaikan atas setiap masalah yang timbul, tetapi tahu kapan harus berhenti
  • Dianggap bernilai oleh atasannya
  • Memiliki catatan prestasi yang baik
  • Selalu meningkatkan diri

Sedangkan menurut Erich dan Gilmore seperti yang dikulik Sedarmayanti, 2009: 119, ciri-ciri individu yang produktif adalah sebagai berikut:

  • Tindakannya konstruktif
  • Percaya pada diri sendiri
  • Bertanggung jawab
  • Memiliki rasa cinta terhadap pekerjaan
  • Mempunyai pandangan ke depan
  • Mampu mengatasi persoalan dan dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berubah-ubah
  • Mempunyai kontribusi positif terhadap lingkungannya (kreatif, imaginatif, dan inovatif)
  • Memiliki kekuatan untuk mewujudkan potensinya



Kesimpulan dari materi ini adalah pengembangan sumber daya manusia merupakan aktivitas organisasi yang sangat penting dilakukan. Pentingnya aktivitas pengembangan sumber daya manusia dalam suatu organisasi adalah untuk memelihara dan meningkatkan kompetensi pegawai guna mencapai efektivitas organisasi.

Pynes (2004: 284) mengemukakan bahwa “....organizations must implement training and development ativities to ensure that their staffs have the requisite knowledge, skills, abilities, and other characteristics (KSAOCs) to confront these new challenges. Training can be targeted to help employees learn new job-specific skills, improve their performance, or change their attitudes”

Dari pendapat Pynes, terungkap bahwa tujuan yang ingin dicapai dari aktivitas pengembangan sumber daya manusia adalah tersedianya pegawai yang kompeten dan profesional di bidangnya yang dapat menunjang strategi organisasi.


*disadur dari Sistem Administrasi dan Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik dalam Perspektif Otonomi Daerah, Hardiyansyah (2012)

Posting Komentar

© Dipinterin. All rights reserved. Developed by Dipinterin