PENGERTIAN ATAU DEFINISI ORGANISASI MENURUT PARA AHLI
Dalam kenyataan sehari-hari terdapat banyak istilah yang diidentifikasikan dengan istilah organisasi. Misalnya lembaga, perkumpulan, himpunan, federasi, persatuan, ikatan, yayasan, partai dstnya.
![]() |
| contoh suatu struktur organisasi | credit: www.freepik.com |
Menurut W.A Anderson dan Frederick B. Parker, organisasi dirumuskan sebagai satu struktur hubungan manusia yang didalamnya terdapat tujuan-tujuan tertentu dan memiliki unit-unit yang diatur secara sistematis untuk memajukan dan mengejar tujuan atau kepentingan bersama yang secara spesifik tidak dinyatakan dalam institusi-institusi.
S. P Siagian mendefInisikan organisasi sebagai setiap bentuk persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian sesuatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan mana terdapat seseorang/beberapa orang yang disebut atasan dan seorang/sekelompok orang yang disebut bawahan. Dari pengertiannya ini, Siagian menunjukkan adanya dua pandangan yakni 1) organisasi sebagai wadah, dan 2) organisasi sebagai rangkaian hirarki.
Bagi pendapat ahli lainnya, menurut Dwight Waldo organisasi adalah struktur antar hubungan pribadi yang berdasarkan atas wewenang formal dan kebiasaan didalam suatu sistem administrasi.
Sementara menurut Chester I. Barnard, organisasi dinyatakan sebagai satu sistem yang mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dan kekuatan personal dari dua orang atau lebih.
MODEL-MODEL ORGANISASI MENURUT NICHOLAS HENRY
Berangkat dari karakteristik organisasi yang dikembangkan oleh James C.March dan Herbert A. Simon, Nicolas Henry mengelompokkkan kecenderungan-kecenderungan dalam teori-teori organisasi dalam tiga model, yakni
- Model Tertutup (closed model)
Model ini biasanya lekat dengan istilah-istilah seperti birokratik, hierarki, formal, rasional, dan mekanistik. - Model Terbuka (open model)
Model ini secara tradisional mempunyai pengaruh besar sekali pada administrasi niaga; sekalipun juga telah mengarah pada administrasi negara. - Model Sintesis (mixed model)
Model ini bertitik tolak dari model terbuka tetapi menjelaskan perilaku organisasi sebagai kondisi yang dimotivasi oleh kebutuhan untuk merutinkan dan merasionalkan kerja internal organisasi dan hubungannya dengan lingkungan.
HUBUNGAN ORGANISASI DENGAN PROSES MANAJEMEN
Dalam suatu organisasi ada sekelompok orang atau unit organisasi yang berkaitan dengan pelaksanaan kebijaksanaan (unit lini), dan sekelompok atau unit organisasi yang bertugas untuk memberikan nasehat kepada pimpinan(unit staf).
Lebih jauh kita akan mencoba melihat perbedaan antara organisasi dan manajemen. Maka kita dapatkan bahwa organisasi lebih dekat dengan pengertian struktur, sedangkan manajemen lebih dekat dengan pengertian fungsi. Oleh karena itu dapat dimengerti mengapa dalam setiap organisasi secara otomatis terdapat proses manajemen.
DEFINISI MANAJEMEN MENURUT PARA AHLI
- Siagian mengemukakan pendapat bahwa manajemen adalah kemampuan atau keterampilan untuk memperoleh suatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain.
- Sedangkan menurut The Liang Gie manajemen adalah suatu proses yaitu rangkaian kegiatan penataan yang berupa penggerakan orang-orang dan pengerahan fasilitas kerja agar tujuan kerjasama benar-benar tercapai.
- Sementara George Terry merumuskan manajemen sebagai pencapaian suatu sasaran yang telah ditentukan sebelumnya melalui usaha orang lain.
DASAR-DASAR DAN PERKEMBANGAN TEORI MANAJEMEN
Perkembangan teori manajemen, menurut pendapat Leonard J. Kazmier, dapat dibagi dalam empat periode yakni:
- Gerakan Manajemen Ilmiah (Frederick W.Tylor)
Tujuan dari gerakan ini adalah efisiensi industri yang lebih tinggi, baik dalam bentuk produktifitas yang lebih tinggi, maupun unit biaya yang lebih murah. - Prinsip-Prinsip Umum Manajemen (Henry Fayol)
Teori Fayol diorientasikan pada tingkat organisasi yang lebih tinggi yang disebut top management. Sebagian besar analisis terhadap aktivitas organisasi dapat dipandang sebagai analisis aktivitas manajerial. - Pengaruh dari Ilmu Perilaku
Elton Mayo berkeyakinan bahwa hubungan-hubungan kemanusiaan telah menjadi satu bidang baru dalam kerangka untuk meperbaiki moral dan produktifitas, dan tidak cukup dianggap masalah belaka. Pendekatan ilmu perilaku memberikan perhatian besar pada motivasi, organisasi sebagai satu sistem sosial dan kepemimpinan serta komunikasi. - Pendekatan Sistem dan Kuantitatif
Metode atau teknik-teknik kuantitatif juga dapat dipergunakan secara luas dalam banyak masalah, seperti dalam hal produksi dan distribusi.
FUNGSI-FUNGSI P.O.S.D.Co.R.B. DALAM ADMINISTRASI NEGARA
POSDCoRB (planning, organizing, staffing, directing, coordinating, reporting, budgeting) adalah akronim tujuh prinsip aktivitas manajemen yang dikembangkan oleh Luther H. Gullick. Menurut Gullick ketujuh aktivitas inilah yang pada umumnya dijalankan oleh manajer pada semua organisasi.
![]() |
| ilustrasi suatu proses manajemen | credit: www.freepik.com |
Perencanaan
Perencanaan adalah kegiatan-kegiatan yang berkenaan dengan penyusunan garis-garis besar yang memuat sesuatu yang harus dikerjakan, dan metode-metode untuk melaksanakannya dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Menurut Henri Fayol, ada 8 kriteria mengapa suatu perencanaan dapat dikatakan baik. Sedangkan dalam tubuh pemerintahan dikenal tiga macam perencanaan, yaitu perencanaan jangka panjang (>5 tahun) menengah (3-5 tahun), dan pendek (1-3 tahun)
Pengorganisasian
Yang dimaksudkan dengan pengorganisasian adalah aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan penyusunan struktur yang dirancang untuk membantu pencapaian tujuan-tujuan yang telah ditentukan. Sebetulnya pengorganisasian adalah proses aktivitas pengaturan SDM/pengorganisasian orang-orang untuk melaksanakan tugas pokoknya. Oleh sebab itu dalam administrasi negara, masalah organisasi birokrasi dan personalia (sistem rekruitmen dan penempatan kerja) merupakan dua faktor utama yang menentukan proses pengorganisasian ini.
Penyediaan dan Pengembangan Staff (SDM)
Yang dimaksudkan dengan penyediaan staf adalah.pengarahan dan latihan sekelompok orang yang mengerjakan sesuatu tugas, dan memelihara kondisi kerja yang menyenangkan. Dalam upaya mengembangkan staff metode yang dapat dipergunakan, antara lain: latihan jabatan, penugasan khusus, simulasi, permainan peranan, satuan tugas penelitian, pengembangan diri dan seterusnya. Ada tiga tipe program pengembangan staf yang terdiri dari presupervisory programs, middle management programs dan executive development programs, yang mana tiga tipe program pengembangan ini memiliki spesifikasi berbeda dan peruntukkan pengembangan yang berbeda pula.
Pengarahan
Yang dimaksudkan dengan pengarahan adalah pembuatan keputusan-keputusan dan menyatukan mereka dalam aturan yang bersifat khusus dan umum. Fungsi pengarahan melibatkan pembimbingan dan supervisi terhadap usaha-usaha bawahan dalam rangka pencapalan sasaran-sasaran organisasi. Dalam kaitannya dengan fungsi ini, ilmu-ilmu perilaku (behaviourism) telah memberikan sumbangan besar dalam bidang-bidang motivasi dan komunikasi antar anggota organisasi.
Pengkoordinasian
Pengkoordinasian adalah kumpulan kegiatan-kegiatan untuk mempertalikan atau menghubungkan satuan unit kerja dari berbagai bagian-bagian pekerjaan dalam suatu organisasi untuk dapat bekerja bersama-sama demi tujuan bersama pula. Mengenai proses koordinasi, terdapat perbedaan pendapat antara para sarjana. Ada yang beranggapan bahwa pengkoordinasian adalah fungsi manajemen, sedang pihak yang lain mengatakan bahwa koordinasi merupakan suatu tujuan manajemen. Menurut pandangan kedua (koordinasi sebagai tujuan manajemen), keberhasilan kegiatan koordinasi sepenuhnya tergantung pada keberhasilan atau efektivitas dari fungsi-fungsi sebelumnya yaitu fungsi perencanaan, fungsi pengorganisasian, fungsi pengarahan, dan fungsi pengawasan.
Pelaporan
Dengan pelaporan dimaksudkan sebagai fungsi yang berkaitan dengan pemberian informasi kepada manajer, sehingga yang bersangkutan dapat mengikuti perkembangan dan kemajuan kerja. Jalur pelaporan dapat bersifat vertikal, tetapi dapat juga bersifat horizontal. Pentingnya fungsi pelaporan dapat dilihat berdasarkan kaitannya dengan konsep sistem informasi manajemen yang merupakan landasa penting dalam proses pembuatan keputusan (decision making) oleh manajer.
Penganggaran
Penganggaran adalah fungsi yang berkenaan dengan pengendalian organisasi melalui perencanaan fiskal dan akutansi. Suatu anggaran pemerintah berupa APBN dan APBD menunjukkan dua hal yaitu pertama sebagai salah satu pernyataan fiskal dan yang kedua sebagai suatu mekanisme. Allen Schick menjelaskan adanya tiga tujuan proses penganggaran yakni sebagai bentuk pengawasan, manajemen, dan perencanaan. Sedangkan fungsi anggaran berdasarkan perjalanan historisnya terdiri dari empat macam yaitu fungsi kontrol, fungsi manajemen, fungsi perencanaan, dan fungsi evaluasi.
Sumber:
Dikutip dari berbagai sumber

