MANUSIA TIDAK BISA TERLEPAS DARI PERAN SOSIALNYA
Manusia merupakan makhluk sosial dan bagian dari masyarakat dimana ia memiliki berbagai peran yang harus dilakukan. Diawali dari keluarga, seorang laki‐laki memulai perannya sebagai anak laki laki atau saudara laki‐laki, dan kemudian akan berperan sebagai suami atau ayah. Ia juga punya peran sebagai penduduk yang taat di masyarakat. Setiap peran mempunyai status dalam masyarakat dimana perilaku tertentu diharapkan untuk peran tertentu.
![]() |
| ilustrasi gambar masyarakat beragam | credit: www.freepik.com |
HUBUNGAN STATUS DAN PERAN DALAM KEHIDUPAN SOSIAL
Menurut para sosiolog, status adalah posisi yang dimiliki seseorang dalam kondisi tertentu, atau dalam sebuah sistem masyarakat. Peran adalah sekelompok norma, nilai, perilaku dan karakteristik personal yang terkait dengan sebuah status.
Contoh status: karyawan
Peran 1: bagian gudang: membongkar muatan, melabel produk…
Peran 2: customer service: menajwab pertanyaan, mencari informasi…
Pada saat yang sama, individu diatas juga bisa memiliki status lain seperti atlet tinju misalnya. Tergantug kondisi yang ada, saat status berubah, seseorang akan memainkan peran yang berbeda.
Dalam keluarga, ayah adalah peran yang memiliki status sebagai pelindung dan tulang punggung keluarga. Status kadang digunakan sebagai sinonim untuk kehormatan maupun hak khusus yang diasosiasikan pada posisi tertentu. Dalam sistem sosial, status merupakan tingkat yang dimiliki seseorang dalam hierarki sosial. Status inilah yang mengarahkan perilaku orang lain kepada pemilik status.
PERBEDAAN STATUS ASAL DAN STATUS PEROLEHAN BESERTA CONTOH
Pada dasarnya ada dua macam cara mendapatkan status, yaitu status asal dan status perolehan. Status asal adalah yang biasa didapat karena lahir atau berada dalam sebuah keluarga. Misal seorang anak lahir dari keluarga raja, maka ia memperoleh status pangeran dan membuat orang lain bersikap berbeda terhadapnya.
Sedangan status perolehan didapat dari kerja keras dan usaha. Contohnya adalah presiden Indonesia Joko Widodo merupakan mantan tukang kayu yang kemudian dengan berbagai usaha naik statusnya mulai dari walikota ddan berhasil menjadi presiden. Maka anak dan istrinya kemudian mendapat status asal sebagai anak dan istri presiden.
Masyarakat juga bisa memutuskan perilaku yang dianggap tepat untuk status yang berbeda. Contoh, tiap masyarakat mempunyai status “ibu”. Namun dalam sebagian masyarakat menganggap tidak tepat sebagai seorang ibu memiliki peran “berkuasa” di dalam keluarga. Sedangkan di masyarakat lain memberi kekuasaan yang besar untuk status ibu.
Status murid di negara asia pada umumnya diwajibkan untuk bersikap patuh terhadap guru. Namun di negara barat pada umumnya, sikap murid justru diharapkan untuk menanyai gurunya dan bahkan menantang pernyataan dari guru.
KONFLIK PERAN DAN CONTOHNYA DALAM MASYARAKAT
Konflik peran berasal dari kebutuhan yang saling bertentangan dari dua peran atau lebih yang menghabiskan waktu dan tenaga. Semakin banyak status yang dimiliki dan semakin banyak peran yang dimainkan, akan semakin sering seseorang mengalami konlik peran. Masyarakat non‐industri biasanya hanya memiliki sedikit status seperti istri, orang tua, dan penduduk desa.Namun tipikal manusia modern biasanya memiliki banyak peran dan status. Seorang wanita bisa berstatus sebagai ibu, istri, anggota arisan, bos, hingga mahasiswa paruh waktu. Hal ini tentu akan banyak menimbulkan konflik peran.
Baca juga: Hubungan Kondisi Sosial Budaya Manusia dengan Alam Sekitarnya (Studi Kasus Masyarakat Bali)
Contoh, seorang ayah yang bekerja sekaligus mahasiswa diharapkan untuk datang tepat waktu, namun terlambat karena anaknya sakit dan tugas kuliah belum selesai. Peran dia sebagai ayah dan pekerja pun mengalami konflik. Peran dia sebagai ayah mewajibkan dia peduli terhadap anaknya yang sakit,sedangkan peran dia sebagai karyawan mewajibkan ia tiba di kantor tepat waktu, sementara peran dia sebagai mahasiswa mengharuskan dia menyelesaikan tugas kuliahnya.
NB: Tulisan ini hanya untuk mempermudah dalam memahami tema mengenai peran dan status. Dapat dunakan sebagai wawasan, tapi jangan gunakan sebagai sumber referensi
