Penggunaan Istilah Evolusi Biologi Pada Evolusi Perkembangan Sosial Dalam Ilmu Antropologi

Mengapa Ahli Antropologi Menggunakan Istilah Evolusi Sebagai Perkembangan Sosial?

evolusi dalam biologi model Darwin | credit: www.freepik.com

[JAWABAN 1]

Teori  Evolusi  mula  - mula  dikembangkan  dalam  ilmu  biologi.  Tokohnya  antara  lain   C.H.Darwin  yang  mengemukakan  teori  mengenai  pertumbuhan  dan  perkembangan  berbagai jenis  makhluk hidup.  Menurut  teori  ini,  makhluk  hidup  berevolusi  mengikuti  hukum  alam. Makhluk  hidup  berkembang  dari  bentuk –bentuk  yang  sangat  sederhana  seperti  makhluk hidup  bersel  satu, menuju  tahapan  yang  paling  kompleks  seperti  makhluk  hidup  yang  kita kenal sekarang ini. Teori  ini  kemudian  dipinjam  oleh  ahli  ilmu – ilmu  sosial  termasuk  ahli  antropologi,  untuk mempelajari  sejarah  pertumbuhan  dan  perkembangan  sosial  budaya  manusia  yang  ada  di bumi.


Menurut teori ini,kehidupan sosial budaya manusia pun berkembang mengikuti hukum alam, setahap demi setahap dari tahapan yang sangat sederhana menuju tahapan  yang paling maju dan kompleks. Teori evolusi sosial budaya yang dikembangkkan oleh para ahli antropologi sangat beragam, baik dasar pemikirannya ataupun objek atau unsur yang akan dianalisis. Konsep dan pemikiran evolusionis ini telah menjembatani ilmu pengetahuan alam dan ilmu pengetahuan sosial.

Evolusi adalah bagian yang tak terpisahkan dari objek kajian Antropologi yakni perkembangan budaya manusia. Di mana budaya itu selalu berkembang dari zaman ke zaman, mengalami perubahan dalam jangka waktu yang tidak singkat dalam hal ini disebut evolusi kebudayaan. Dengan demikian, meskipun evolusi biologi dan evolusi kebudayaan tidak lah sama persis, tapi cukup beralasan untuk berasumsi bahwa seleksi alam secara umum bisa bekerja tidak hanya pada gen saja, melainkan pada perilaku budaya. evolusi tergantung pada aneka ragam perubahan yang kerap kali tidak bisa di prediksi dalam hal lingkungan fisik dan sosial budaya manusia.

Mengapa Ahli Antropologi Harus Meminjam Teori Evolusi Untuk Menjelaskan Perkembangan Sosial Budaya Masyarakat?

[JAWABAN 2]


Teori evolusi mula-mula dikembangkan dalam ilmu biologi. Tokohnya antara C. H. Darwin yang mengemukakan teori mengenai pertumbuhan dan perkembangan berbagai jenis makhluk hidup. Menurut teori ini makhluk hidup berevolusi mengikuti hukum alam. Makhluk hidup berkembang dari bentuk-bentuk yang sangat sederhana seperti makhluk hidup bersel satu ,menuju tahapan yang paling kompleks seperti makhluk hidup yang kita kenal sekarang ini.

Teori ini kemudian di pinjam oleh ahli ilmu-ilmu sosial termasuk ilmu antropologi, untuk mempelajari sejarah pertumbuhan dan perkembangan sosial budaya manusia yang ada di bumi. Menurut teori ini ,kehidupan sosial budaya manusia pun berkembang mengikuti hukum alam ,setahap demi setahap dari tahapan yang sangat sederhana menuju tahapan yang paling maju dan kompleks.

Teori evolusi sosial budaya yang dikembangkan oleh parah ahli antropologi sangat beragam. Baik dasar pemikirannya ataupun objek atau unsur yang akan di analisis. Akaibat keberagaman tersebut,antara teori yang satu dapat bertentangan dengan teori yang lainnya. HaL ini dapat menimbulkan adanya semacam aliran, menurut tokoh beserta teori yang bersangkutan.

Alasan Istilah Evolusi Biologi Dipinjam Ahli Antropologi Sebagai Evolusi Sosial Budaya

ilustrasi evolusi manusia | credit: www.freepik.com

[JAWABAN 3]


Proses evolusi menurut disiplin ilmu biologi, terjadi melalui mutasi sehingga menghasilkan variasi keturunan. Hal ini terjadi karena masuknya gen baru dari populasi lain dan akibat dari pengaruh faktor seleksi alam. Seleksi alam yang dimaksud dalam permasalahan ini adalah suatu mekanisme adaptasi dalam kerangka evolusi yang terjadi melalui reproduksi sehingga menghasilkan keturunan yang berbeda karena memperoleh atau mengandung gen yang baru (gen dengan karakteristik/sifat yang adaptif).

Konsep reproduksi ini memang dipelajari secara khusus oleh ahli antropologi yang mengkhususkan diri pada bidang evolusi. Ahli antropologi juga mempunyai pengetahuan akan hal ini untuk lebih bisa memahami dan menjelaskan proses evolusi yang terjadi pada umat manusia, terutama dalam hal kaitannya atau relevansinya terhadap evolusi sosial-budaya.

Maka dari itu ahli antropologi meminjam teori evolusi dari disiplin ilmu biologi karena sosial-budaya (perilaku, sikap dan tindakan) tidak terlepas dari karakteristik biologi yang dimiliki atau diwarisi manusia dari generasi sebelumnya. Sebagaimana yang ditegaskan oleh Fedyani (2005) bahwa selama spesies manusia terus ekses, tidak ada alasan bahwa seleksi alam atas ciri-ciri biologi dan kebudayaan akan terhenti.

Menurut Darwin, semua bentuk kehidupan dan jenis-jenis makhluk hidup yang ada di muka bumi ini mengalami proses evolusi. berkembang sangat lambat dari bentuk-bentuk yang sangat sederhana menjadi beberapa jenis makhluk hidup baru yang lebih kompleks.

Tokoh lainnya yang berbicara tentang proses evolusi adalah A. Wallace, yang lebih menitikberatkan pada seleksi alam. menurut Wallace, proses seleksi alam menentukan bentuk-bentuk fisik makhluk hidup yanga ada pada saat ini dalam menjalani proses evolusi mereka. semakin keras dan kejam proses seleksi alam yang dialaminya maka semakin tinggi kualitas jenis makhluk hidup tertentu saja yang mampu memenuhi syarat-syarat proses seleksi alam yang terjadi.

Kedua pikiran ini, proses evolusi dan seleksi alam, banyak mempengaruhi perkembangan teori dalam disiplin ilmu antropologi. dengan diterapkannya teori evolusi dan seleksi alam maka diharapkan disiplin ilmu antropologi mampu menjelaskan keanekaragaman kehidupan masyarakat manusia, selain juga agar dapat diterima sebgai sebuah ilmu pengetahuan. 

Mengapa Ahli Antropologi Harus Meminjam Teori Evolusi Untuk Menjelaskan Perkembangan Sosial Budaya Masyarakat?

ilustrasi revolusi menyangkut kehidupan sosial, ekonomi dan budaya | credit: www.freepik.com

[JAWABAN 4]


Evolusi dilihat dari sudut pandang kajian biologi adalah perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pada spesies yang bereproduksi secara seksual, kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika, yang dapat meningkatkan variasi antara organisme.

Evolusi membutuhkan waktu yang cukup lama dan terus menerus untuk dapat terlihat perbedaan perubahannya. Ini berbanding terbalik dengan proses revolusi yang cenderung dipaksakan dan ada kekuatan maha dahsyat untuk melakukan proses tersebut sedemikian singkat.

Begitu pula dengan perkembangan sosial budaya masyarakat. Masyarakat adalah suatu himpunan yang selalu berkembang dan terus berjalan menyesuaikan diri dengan waktu, alam, lingkungan dan faktor eksternal lainnya. Berkembangnya masyarakat artinya ada pula perkembangan sosial budaya yang terjadi di masyarakat tersebut.

Mengapa meminjam istilah evolusi? Ini karena perubahan sosial budaya masyarakat berlangsung cukup lama dan mengalami proses penyesuaian-penyesuaian yang dirasa paling cocok dan ideal untuk menghadapi atau hidup berdampingan dengan perubahan-perubahan tersebut. Perubahan sosial budaya dalam masyarakat bersifat dinamis dan terus menerus dilakukan. Seperti halnya evolusi dalam kajian biologi.

Tentunya evolusi ini berjalan dengan menggantungkan pada variabel pendukung, variabel pengontrol dan variabel pengganggu. Tarik-ulur pengaruh variabel-variabel ini yang menyebabkan mengapa perkembangan sosial budaya bermetamorfosis seperti halnya fenomena evolusi dalam ilmu biologi.
Menyinggung proses revolusi, ada pula perkembangan sosial masyarakat yang berjalan sangat cepat dan mendadak alias dipaksakan. Seperti Revolusi Kebudayaan China yang memakan korban jutaan manusia akibat kelaparan, melarikan diri dari tentara komunis dan terbunuh karena tidak pro-komunis.

Perkembangan sosial masyarakat seperti ini sangat jarang terjadi tanpa adanya paksaan dan daya yang besar untuk melakukannya. Seperti halnya pada makhluk hidup, proses revolusi jarang terjadi pada binatang atau tumbuhan kecuali binatang atau tumbuhan itu berada di sebuah laboratorium rekayasa genetika yang dikembangkan secara massal untuk beroleh spesies baru yang lebih baik.

Inti dari peminjaman istilah evolusi pada ilmu antropologi adalah karena terdapat kesamaan proses-proses perubahan pada sosial masyarakat dengan kesamaan proses perubahan pada makhluk hidup.



Sumber:
Dari berbagai sumber



Posting Komentar

© Dipinterin. All rights reserved. Developed by Dipinterin