POIN PENTING TEORI MODERN, TEORI NEO KLASIK ORGANISASI, PANDANGAN PASCA MODERN, PENDEKATAN SISTEM DAN MODEL T-FORM ORGANISASI

Topik diskusi 4 (empat) bertema:  Pandangan Ahli Tentang Teori Organisasi.
Silakan Anda diskusikan sehingga terlihat perbedaannya antara teori modern dan teori organisasi neo klasik! Supaya lebih komprehensif Anda juga harus dapat menjelaskan pandangan pasca modern, pendekatan sistem dan T-Form (membedakan teori organisasi neo klasik, pandangan modern & pasca modern, pendekatan sistem, dan T-Form).

contoh bagan sebuah organisasi | credit: www.freepik.com

TEORI MODERN PADA ORGANISASI

Merupakan teori yang muncul setelah teori klasik dan isinya kebanyakan mengkritisi kelemahan-kelemahan teori organisasi klasik dan solusi yang ditawarkan. Berikut adalah poin-poin penting dari pandangan teori modern pada organisasi:

  • Ditandai dengan lahirnya gerakan contingency (Herbert Simon)
  • Melakukan modifikasi-modifikasi terhadap prinsip-prinsip yang diajukan oleh para ahli teori organisasi klasik
  • Menyatakan bahwa teori organisasi memerlukan kajian mendalam yang melebihi prinsip-prinsip dangkal dan terlalu disederhanakan mengenai kondisi pada level pada yang dapat diterapkan persaingan secara kompetitif
  • Mengenalkan perspektif sistem terbuka untuk menelaah hubungan yang penting dari sebuah organisasi dengan lingkungannya, dan perlunya organisasi menyesuaikan diri terhadap lingkungan yang berubah jika organisasi ingin tetap bertahan. (Katz dan Robert Kahn, dalam The Social Psychology of Organization)
  • Dalam menentukan struktur yang sesuai dalam organisasi diperlukan adanya teknologi. (Joan Woodward dan Charles Perrowm 1960)
  • Teori organisasi memusatkan perhatian pada sifat politis organisasi. (James March, Herbert Simon, dan Jeffrey Preffer)
  • Teori organisasi modern mencakup koalisi kekuasaan, konflik inherent atas tujuan, serta keputusan bentuk dan struktur organisasi yang mementingkan dan mendukung kepentingan pribadi dari para pemegang kuasa suatu organisasi
  • Organisasi merupakan kumpulan dari berbagai kelompok dan individu dengan tuntutan-tuntutan kerja dan struktural fungsional yang berbeda-beda
  • Bentuk dan struktur organisasi adalah hasil dari perseteruan politik kekuasaan berbagai koalisi individu-individu tersebut.
  • Pengambilan keputusan didasarkan pada perilaku dan ilmu politik yang meningkatkan kemampuan pemahaman kita untuk menjabarkan fenomena-fenomena organisasi modern

TEORI NEO-KLASIK ORGANISASI

Teori ini lebih memandang penting sisi kemanusiaan dalam organisasi. Berikut adalah elemen penting dari pengertian teori neo-klasik organisasi:

  • Memandang organisasi sebagai sesuatu yang terdiri dari tugas-tugas dari sisi manusia dibanding sisi mesin (Elton Mayo (1927)
  • Norma sosial kelompok merupakan kunci penentu perilaku kerja seseorang.
  • Organisasi terdiri dari tugas-tugas dan manusia yang harus dipertahankan pada suatu keseimbangan dan merupakan sistem kerjasama (Hawthorne).
  • Memperkenalkan peran dari organisasi informal ke dalam teori organisasi
  • Mengusulkan pendapat agar peran utama seorang manajer adalah memperlancar komunikasi organisasi dan mendorong para bawahan untuk berusaha bekerja keras. (Chester Barnard)
  • Pandangan seorang manajer tentang sifat manusia (SDM) didasarkan atas pengelompokan asumsi tertentu untuk menyesuaikan perilakunya terhadap bawahannya sesuai asumsi tersebut. (Douglas McGregor)
  • Pengambilan keputusan pada birokrasi yang disentralisasi, kepatuhan kepada wewenang, serta pembagian kerja yang sempit diganti dengan struktur yang didesentralisasi dan demokratis yang diorganisasi pada kelompok yang fleksibel (Warren Benis)
  • Pengaruh yang diambil dari kekuasan diganti dengan pengaruh yang diambil dari keahlian
  • Bentuk organisasi yang ideal adalah adhocracy yang fleksibel

PANDANGAN PASCA-MODERN ATAU PANDANGAN POSTMODERN ORGANISASI

Biasa dikenal dengan pandangan postmodern organisasi. Di bawah ini adalah ciri-ciri utama pandangan pasca modern organisasi:

  • Memandang bahwa koordinasi dalam sebuah organisasi dibangun melalui kebutuhan pekerjaan
  • Menekankan kepada continous improvement
  • Dalam organisasi terdiri dari berbagai entitas beragam namun berhubungan satu sama lain dan memiliki kemampuan dalam mengatur dan mengontrol diri sendiri
  • Melihat dan memperhatikan sifat politis organisasi
  • Beranggapan bahwa struktur bukan sebagai usaha yang rasional yang menciptakan struktur yang efektif, namun sebagai hasil dari politik diantara koalisi yang ada didalam organisasi untuk memperoleh control
  • Kepercayaan pada agama bahkan akan memudar, dan pandangan tentang pluralisme relativisme adalah kebenaran

PENDEKATAN SISTEM PADA ORGANISASI

Pendekatan sistem menganggap organisasi sebagai suatu sistem dari berbagai kumpulan elemen yang saling terhubung. Berikut adalah hal-hal utama dari pandangan sistem dalam melihat organisasi:

  • Melihat organisasi secara menyeluruh, baik hubungan antar elemen dalam organisasi maupun hubungan antara organisasi dengan lingkungan sekitarnya
  • Apresiasi terhadap bagaimana fungsi-fungsi organisasi berkembang tetapi juga memahami bagaimana organisasi berinteraksi dengan lingkungannya
  • Organisasi dipandang sebagai suatu sistem dari berbagai sumber daya yang dikombinasikan dalam suatu susunan tertentu untuk mencapai suatu tujuan tertentu
  • Memahami fenomena organisasi, memahami bagaimana organisasi berfungsi, dan memahami bagaimana organisasi berinteraksi dengan lingkungannya
  • Organisasi tersusun dari suatu himpunan komponen atau bagian yang terintegrasi dan masing-masing melakukan tugas atau fungsinya secara khusus (Ludwig von Bertalanffy dan Kenneth Boulding)

MODEL T-FORM PADA ORGANISASI

Merupakan metode organisasi paling mutakhir dan sebuah gebrakan reformasi dunia organisasi maupun manajemen. Adapun ciri-cirinya adalah:

  • Singkatan dari Technology-Form (organisasi) yang menggunakan teknologi dalam membangun organisasi
  • Melakukan perubahan sikap organisasi yang terbuka, bermutu tinggi dan universal
  • Penguasaan komputer dan teknologi adalah kunci kesuksesan efisiensi dan efektivitas organisasi
  • Kredibilitas dan akuntabilitas organisasi dapat diketahui publik dan diakses massal
  • Mendorong upaya digitalisasi struktur dan fungsi dalam organisasi untuk selaras dan sejajar kedudukannya


Sumber:
http://elisa.ugm.ac.id/user/archive/download/32774/04a0967c462443ac73ff5b7e4aecad46
http://file.upi.edu/Direktori/FIP/JUR._ADMINISTRASI_PENDIDIKAN/197907122005011-NURDIN/HAND_OUT_TEORI_ORGANISASI.pdf
http://ipospedia.com/teori-organisasi-modern-dan-postmodern/
https://www.academia.edu/5139157/Teori_Formal
http://perpustakaan.bappenas.go.id/lontar/file?file=digital/blob/F11216/psp.htm
https://dl.acm.org/citation.cfm?id=210887

Posting Komentar

© Dipinterin. All rights reserved. Developed by Dipinterin