Kebudayaan sebagai hasil pola pikir manusia, memiliki beberapa sifat dan karakteristik. Sifat budaya atau sifat kebudayaan pada tiap masyarakat adat dan suku bangsa di berbagai belahan dunia saling terkait dan membentuk pola-pola budaya. Berikut adalah sifat atau karakteristik kebudayaan manusia yang meliputi bahwa kebudayaan bersifat adaptif, kebudayaan bersifat maladaptif, kebudayaan bersifat relatif dan kebudayaan bersifat universal.
KEBUDAYAAN BERSIFAT ADAPTIF
Kebudayaan bersifat adaptif adalah kebudayaan yang berkembang dalam masyarakat tidaklah bersifat monoton, melainkan menyesuaian dengan perkembangan lingkungan bahkan perkembangan jaman sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan dalam kehiduan sehari hari.
Kebudayaan bersifat adaptif maksudnya adalah kebudayaan manusia akan selalu dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan gejala sosial yang ada dan mempengaruhi sekitarnya. Kebudayaan merupakan salah satu mekanisme spesies manusia untuk tetap exist dan bertahan hidup. Kebudayaan memberikan ajang pertandingan bagi manusia untuk berkompetisi dalam lingkungan hidup terhadap bentuk-bentuk kehidupan yang lain, baik sesama manusia maupun hewan atau makhluk asing lainnya.
Contohnya:
Semenjak ditemukannya berbagai penyakit baru akibat sanitasi yang buruk, manusia mengembangkan budaya cuci tangan sebelum makan, pengelolaan air bersih dan perawatan saluran air sehingga manusia menjadi lebih sehat dan memiliki upaya preventif agar tidak terserang penyakit yang diakibatkan buruknya sanitasi.
KEBUDAYAAN BERSIFAT MALADAPTIF
Kebudayaan maladaptif adalah budaya/perbuatan yang mempunyai konsekuensi membahayakan bagi diri sendiri dan atau bagi lingkungan sosialnya, yang dikarenakan ketidaktahuan, ketiak mampuan, menanggapi atau merespon stimulus pada saat dan tempat yang tepat, atau disfungsionalitas
Kebudayaan bersifat maladaptif dimaksudkan bahwa suatu kebudayaan selain dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tuntutan zaman, tidak serta merta menjadikan kebudayaan itu berada pada jalur yang benar. Bisa saja melenceng dan merugikan masyarakat yang menganutnya, juga malah bisa menjelma kebudayaan yang tidak memiliki jati diri. Maksud hati ingin beradaptasi dengan kemajuan zaman, namun malah menjadi kehilangan jati diri dari kebudayaan itu sendiri. Ini yang disebut dengan kebudayaan yang bersifat maladaptif.
KEBUDAYAAN BERSIFAT UNIVERSAL
Kebudayaan bersifat universal adalah sifat dari kebudayaan yang akan selalu mencari jawaban atas problematika masyarakat dunia, bukan apologi terhadap kesenian, tidak pula apriori terhadap politisasi massa. Akan tetapi lebih pada pandangan rasional yang membuka diri dan jauh ke depan demi perkembangan masyarakat madani yang majemuk dan pluralistik. Artinya, tidak ada kebudayaan di dunia ini yang benar-benar berdiri sendiri. Melainkan satu dengan lainnya akan selalu saling terkait.
Kebudayaan bersifat universal artinya semua manusia memiliki kebudayaan yang bersifat menyeluruh, artinya tidak ada manusia yang tidak memiliki budaya. Unsur universal dalam budaya yang dimaksud adalah bahasa, ilmu pengetahuan, teknologi, organisasi sosial, ekonomi, religi, dan kesenian.
Semisal dua kebudayaan yang berbeda, mengapa kadang memiliki ciri bangunan yang sama?
Seperti piramida suku Indian di Amerika dan Mexico, walau terpaut jauh dengan Jawa, tetapi struktur Candi Sukuh sangat mirip dengan piramida mereka. Artinya ada nilai universal dalam kebudayaan-kebudayaan manusia meskipun terdapat perbedaan-perbedaan lahiriah di dalamnya.
KEBUDAYAAN BERSIFAT RELATIF
Relativisme kebudayaan atau kebudayaan bersifat relatif, adalah sifat kebudayaan yang menyatakan bahwa suatu kebudayaan sangat berkaitan dan saling terhubungan erat dengan lingkungan dan keadaan. Pada kondisi yang menguntungkan kebudayaan sendiri, maka manusia dalam suatu kelompok akan beranggapan bahwa kebudayaannya lah yang terbaik (etnosentrisme). Sementara jika kebudayaannya berada pada kondisi yang kurang baik karena misalnya, dinilai tidak sesuai perkembangan zaman, maka akan memunculkan sifat xenocentrisme. Yakni fenomena yang mengagung-agungkan kebudayaan lain dari masyarakat budaya yang lain pula.
Kebudayaan bersifat relatif kebudayaan memiliki hubungan erat dengan lingkungan yang bersumber dari akal pikiran manusia yang bersifat abstrak yang kemudian diwujudkan dalam lambang/simbol yang mempunyai nilai atau arti bagi penggunannya.
Sumber bacaan:
http://rismawanjoko.blogspot.com/2013/05/inti-kebudayaan.html
https://kajianpertanian.wordpress.com/2015/05/17/sifat-sifat-kebudayaan-beserta-contoh/
