Dalam diskusi ini ada dua pertanyaan yang mesti ditanggapi mahasiswa yang berasal dari modul 8 dan modul 9.
Pertama, bagaimana pendapat Anda mengenai institusi politik di Indonesia sebagai salah satu pilar demokrasi!
Kedua, bagaimana anda menjelaskan perubahan sosial di era internet saat ini terutama dalam hal memperkuat kesadaran kritis untuk tidak mudah mempercayai berita bohong (hoax) dan juga membudayakan sikap toleran dan anti korupsi!
INSTITUSI POLITIK DI INDONESIA SEBAGAI SALAH SATU PILAR DEMOKRASI
Bagaimana pendapat Anda mengenai institusi politik di Indonesia sebagai salah satu pilar demokrasi!
Institusi politik di Indonesia sebagai salah satu pilar demokrasi, dimana proses demokrasi yang di laksanakan oleh seluruh rakyat sesuai dengan asas demokrasi Indonesia “dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”, yang dimana demokrasi itu dijalankan harus sesuai dengan aturan-aturan di dalam proses demokrasi itu sendiri, maka dari itu pemerintah memiliki instusi politik yang menjadi pilar dan acuan untuk pelaksanaan demokrasi di Indonesia.
Menurut paham dan sistem pada demokrasi, partai politik memiliki kedudukan sekaligus peran yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Partai politik dianggap sebagai representasi resmi aspirasi masyarakat, menjadi penghubung antara proses-proses yang terjadi di pemerintahan dengan dinamika sosial yang terjadi di masyarakat. Sehingga banyak para ahli berpendapat bahwa partai politik lah yang sebetulnya menentukan demokrasi.
PERAN PARTAI POLITIK DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT DEMOKRATIS
Partai politik perlu mengambil peran secara signifikan dalam melakukan upaya sosialisasi politik kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk sosialisasi terkait ide gagasan, visi, dan kebijakan strategis yang diambil dan dipilih oleh partai kepada konstituennya. Harapannya sosialisasi yang dilakukan berbagai partai tentang ide gagaan, visi, dan kebijakan-kebijakan strategis kepada masyarakat dapat memberikan gambaran tentang format pemerintahan kedepan yang hendak dibangun melalui partai.
Masyarakat yang diberoleh informasi, latar belakang, ideologi dan ide gagasan berbagai partai akan memilih dengan terlebih dahulu mempertimbangkan dan memperbandingakan ide serta gagasan parpol yang satu dengan yang lainnya. Ideal dan harapan publik bersama, partai politik yang terpilih mewakili suara rakyat adalah partai politik yang mampu menawarkan ide gagasan terbaiknya dalam memecahkan permasalahan hidup bersama-sama sebagai warga negara Indonesia.
PERAN PENTING KEMAMPUAN MENGEVALUASI INFORMASI UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN HOAX
Bagaimana anda menjelaskan perubahan sosial di era internet saat ini terutama dalam hal memperkuat kesadaran kritis untuk tidak mudah mempercayai berita bohong (hoax) dan juga membudayakan sikap toleran dan anti korupsi!
Ketika berbicara soal media sosial, media digital, saya berpendapat, bahwa kita harus mampu membedakan antara kemampuan mengevaluasi informasi dengan kemampuan mengoperasikan gawai. Rentan atau tidaknya seseorang terhadap hoax lebih tergantung pada kemampuan berpikir kritis, mengevaluasi informasi, dan literasi media, bukan hanya kemahiran memanfaatkan teknologi informasi.
Secara umum, hoax memiliki daya untuk mengubah dan memperkuat sikap atau persepsi yang dimiliki seseorang terhadap suatu hal. Bisa jadi ketidaksetujuan terhadap kebijakan tertentu, orang tertentu, kelompok tertentu, dan sebaliknya.
Penanaman, penghayatan dan penerapan menjunjung tinggi nilai normatif dan melakukan kebaikan harus dilatih sejak dini. Melalui pendidikan karakter dapat dilakukan pengembangan kualitas manusia yang memiliki keutuhan karakter, yang hidup sesuai asas nilai normatif yang konsisten, dan tidak mudah menyelewengkan kebajikan moral.
SIKAP TOLERANSI DALAM ERA DIGITAL DAN ASAS TRANSPARANSI UNTUK BERSIKAP ANTI-KORUPSI
Di era sekarang ini internet telah di manfaatkan oleh berbagai orang untuk kepentingan yang berbeda, dimana segala informasi yang beredar besar pengaruh nya terhadap pola pikir seseorang, pada hal ini hendak nya kita harus bijak dalam menyikapi segala informasi yang di dapat melalui internet. Membangun toleransi di era internet sebenarnya tidak hanya terbatas pada toleransi agama atau antarumat beragama, tetapi lebih luas terhadap bagaimana membina kedewasaan masyarakat dalam mencerna beragam informasi yang diperoleh sehingga siap menerima perbedaan pendapat dalam berbagai hal.
Era digital mencangkup juga asas transparansi (keterbukaan) tentang hal kebijakan penggunaan anggaran pemerintahan yang dimana masyarakat dapat mengetahui dan dapat turut serata mengawasi penggunaan anggaran tersebut guna mengantisipasi tindak korupsi
