| berbagai kurva dan persamaan harga serta elastisitas harga pada permintaan dan penawaran |
PERKENALAN
Halo, Mahasiswa UT
Pada tutorial kedua ini, kita akan membahas "Harga dan Elastisitas". Sebelum mempelajari dan diskusi dalam tuton minggu ini jangan lupa untuk membaca dan mempelajari dengan tuntas modul 2 Pengantar Ekonomi Mikro dengan topik yang sama. Mengingatkan kembali dalam modul ada capaian pembelajaran, uraian materi, latihan, test formatif dan rangkuman. Setiap akhir modul ada daftar pustaka dimaksudkan apabila mahasiswa ingin menambah dan mengayakan materi, silahkan untuk dipelajari jua.
VIDEO PEMBAHASAN MENGENAI HARGA DAN ELASTISITAS PADA PENGANTAR EKONOMI MIKRO
RINGKASAN MATERI TENTANG HARGA
Harga suatu barang ditentukan oleh mekanisme permintaan dan penawaran pasar yang digambarkan oleh kurva-kurva atau skedul-skedulnya masing-masing. Mekanisme pasar ini berlaku untuk penentuan harga output maupun input.
Permintaan didefinisikan sebagai hubungan antara berbagai permintaan barang pada berbagai tingkat harga. Selain harga, faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi permintaan adalah pendapatan, selera, harga barang lain serta ekspekstasi harga dan pendapatan di masa yang akan datang.
Penawaran dapat didefinisikan sebagai hubungan antara berbagai penawaran barang pada berbagai tingkat harga. Selain harga barang, faktor-faktor lain yang mempengaruhi penawaran antara lain yaitu teknik produksi, harga faktor produksi dan jumlah produsen.
Dengan menggunakan asumsi cateri paribus yaitu menganggap faktor-faktor lain kecuali harga barang besifat constant, maka secara grafis kurva permintaan dapat digambarkan berlereng negatif sementara kurva penawaran berlereng positif. Adapun untuk interaksi antara kurva pemintaan dan kurva penawaran pada titik potongnya menciptakan harga dan kuantitas keseimbangan pasar. Setiap kali terjadi perubahan permintaan atau penawaran akan mempengaruhi posisi keseimbangan pasar.
MATERI ELASTISITAS HARGA
Elastisitas harga dapat didefinisikan sebagai derajat kepekaan perubahan permintaan jika terjadi perubahan harga. Ukuran yang digunakan untuk menghitung derajat kepekaan ini disebut sebagai koefisien atau indeks elastisitas. Terdapat 3 macam konsep elastisitas yang berhubungan dengan permintaan yaitu:
- Elastisitas harga yaitu presentase perubahan kuantitas barang yang diminta karena terjadinya perubahan harga barang.
- Elastisitas harga silang, yaitu presentase perubahan kuantitas barang yang diminta karena terjadinya perubahan harga barang baru.
- Elastisitas pendapatan yaitu presentase perubahan kuantitas barang yang diminta karena terjadinya perubahan pendapatan.
NILAI KOEFISIEN ELASTISITAS
Nilai koefisien elastistias dapat lebih besar ( > )dari 1, sama dengan ( = ) 1 atau lebih kecil ( < ) dari 1. Bila nilai koefisien elastisitas lebih dari 1 disebut elastis, untuk sama dengan 1 disebut unitary elastis dan apabila kuang dari 1 disebut sebagai inelastis. Dalam konsep elastistas ini yang diperhitungkan adalag angka mutlaknya karena yang ingin diketahui adalah derajat kuantitasnya karena adanya perubahan harga. Tanda positif atau negatif dalam koefisien elastisitas menggambarkan hubungan antar faktor yang diperbandingkan apakah itu searah atau tidak searah.
Ada hubungan yang bersifat spesifik antara nilai koefisien elastisitas harga dengan pendapatan total yang diterima penjual seperti dapat dijelaskan dalam beberapa butir pernyataan berikut:
- Bila Eh (elastisitas harga) > 1, pendapatan total akan naik dengan adanya penurunan harga dan pendapatan total akan menurun apabila harga naik.
- Bila Eh (elastisitas harga) < 1, pendapatan total akan turun dengan adanya penurunan harga dan pendapatan total akan naik apabila harga naik.
- Bila Eh (elastisitas harga) = 1, pendapatan total akan tetap baik dengan adanya penurunan harga atau kenaikan harga.
*Sumber: Modul 2 Pengantar Ekonomi Mikro - Penerbit Universitas Terbuka