Milenial Wajib Tahu, Return Investasi 10x Lipat Setahun Ala Han Ji Pyeong Itu Mungkin!

investasi ala Han Ji Pyeong
Hampir satu tahun belakangan, pembahasan soal investasi ala Han Ji Pyeong (Kim Seon Ho) di serial drama Korea alias drakor berjudul START-UP (2020) memang sedang ramai dibicarakan.

Cukup mengejutkan karena biasanya kalau membahas serial drakor, tentu yang menarik perhatian adalah paras para aktor dan aktrisnya yang menawan, lagu soundtrack yang memikat hati, hingga jalinan kisah cinta yang bikin baper.

Namun START-UP seolah menjadi anomali sampai-sampai ikut diperbincangkan oleh para pegiat finansial. Secara singkat, drakor ini sendiri fokus pada perjuangan Seo Dal Mi (Bae Suzy) dan Nam Do San (Nam Joo Hyuk) dalam membangun perusahaan rintisan alias start-up mereka yang bergerak di bidang AI (Artificial Intelligence).

Dalam perjalanan mengejar ambisi itu, Dal Mi dan Do San dibantu oleh seorang investor muda kaya raya nan tampan bernama Ji Pyeong. Yang unik, ketiga milenial ini dipertemukan lewat surat-surat yang diterima Dal Mi, berkat ide sang nenek, Choi Won Deok (Kim Hae Sook).

Tetapi kali ini saya tidak mau membahas kisah dalam drakor START-UP itu lebih jauh, termasuk bagaimana perjuangan Samsan Tech, perusahaan rintisan Do San dan Dal Mi di Sandbox (Silicon Valley fiktif-nya Korea Selatan). Apa yang sangat membuat saya tertarik dan harusnya diperhatikan oleh banyak generasi muda adalah kesuksesan investasi ala Han Ji Pyeong.

Beruntung, sudah dua tahun terakhir ini saya bergabung sebagai salah satu content writer di folderbisnis.com. Saya yang biasanya sama sekali nggak ngeh soal finansial apalagi investasi, mulai sadar kalau investasi memang satu-satunya cara mencapai mimpi hidup foya-foya di usia tua. Karena memang sebagai milenial, saya kudu melek finansial seperti si ganteng Han Ji Pyeong.

Han Ji Pyeong, Bukti Milenial Harus Melek Finansial Sejak Dini

Han Ji Pyeong di START-UP
Terpesona wajah atau uangnya, nih?
Kalau dilihat secara visual, Ji Pyeong memang bisa memicu second lead syndrome yang luar biasa. Namun yang membuat karakter ini sangat layak dijadikan junjungan adalah perjuangannya bisa menjadi sukses. Bagi kamu yang belum menonton, Ji Pyeong bukanlah tipe second lead drakor pada umumnya yang terlahir sebagai karakter sempurna.

Ji Pyeong adalah seorang anak yatim piatu yang sangat jenius dalam dunia investasi. Semasa SMA, dia pernah memenangkan sebuah konten investasi virtual dan memperoleh uang digital sebesar 100 juta won. Dia pun memberanikan diri untuk berinvestasi secara nyata menggunakan uang milik nenek Dal Mi.

Kejeliannya berinvestasi, menjadikan uang 8 juta won itu berlipat sebanyak sepuluh kali yakni 80 juta won dalam waktu setahun saja! Ji Pyeong pun memberanikan diri ke Seoul setelah lulus SMA, berkuliah dan 15 tahun kemudian dirinya sudah menjadi pimpinan tim SH Venture Capital. 

Kekayaan, kesuksesan dan tentunya ketampanan adalah hal-hal yang sudah digenggam Ji Pyeong di usia 30 tahunan (rentang usia generasi milenial saat ini). Setiap langkahnya dalam berinvestasi adalah bukti bahwa Ji Pyeong punya pemahaman finansial yang begitu cerdas.

Ji Pyeong memperlihatkan dengan lugas bahwa kemapaman finansial adalah hal yang sangat penting, dan harus sudah dipikirkan sejak masih muda. Andai saja Ji Pyeong tidak memberanikan diri berinvestasi, tidak belajar mengelola keuangannya dan menentukan skala prioritas dalam finansial, atau malah memilih berfoya-foya saat lulus SMA, masa depannya tentu berbeda.

Ah, tapi kan ini kisah fiktif. Ini cuma sekadar drakor!

Apakah mungkin di dunia nyata bisa dapatreturn investasi ala Han Ji Pyeong yang mencapai 10 kali lipat itu?

Jawabannya adalah, SANGAT MUNGKIN!

Kunci Investasi Ala Han Ji Pyeong, Saham dan Sabar

Yap, kamu tidak salah baca saat saya bilang bahwa di dunia nyata ini investasi ala Han Ji Pyeong bisa saja terjadi.

Untuk mewujudkannya kamu harus memilih instrumen investasi yang tepat, dimana kita mengikuti jejak Ji Pyeong yakni saham.

Eh tapi kan Rai, pandemi Covid-19 ini bikin iklim investasi memburuk, terutama saham.

Ah, kata siapa?

Karena ada saham BRIS, yang di sepanjang 2020 ini membuat banyak investor geleng-geleng kepala. BRIS yang dimiliki oleh emiten PT Bank BRI Syariah ini justru dijuluki si kecil cabe rawit, karena meskipun baru dua tahun melantai di pasar modal, mampu memberikan return yang sangat fantastis.

kinerja BRIS sepanjang 2020
kinerja BRIS sepanjang 2020
Sekadar informasi, pada 2 Januari 2020, BRIS dibuka dengan harga Rp332 per lembar saham. Lalu kemudian di kala pandemi Covid-19 mulai menggila di Tanah Air, BRIS menjadi sangat anjlok hingga Rp135 per lembar saham pada 24 Maret. Kini meskipun wabah corona belum usai, banyak sektor ekonomi ambruk, BRIS justru amat sangat perkasa dan mencapai level tertinggi yakni Rp1.500 per lembar saham pada 20 Oktober.

Sehingga jika kamu mengambil langkah investasi ala Han Ji Pyeong yakni menggelontorkan uang sejumlah Rp8 juta, maka kamu akan memperoleh sekitar 600 lot saham BRIS (per lot berisi 100 lembar saham) pada bulan Maret. Kemudian dalam waktu tujuh bulan saja yakni Oktober, kamu bisa menjual 600 lot saham BRIS dan memperoleh uang Rp90 juta!

Amat sangat menggiurkan bukan? Kondisi ini jelas bukan mustahil dan bisa bikin kamu jauh lebih untung daripada Ji Pyeong saat remaja.

Namun tentu saja, kesuksesan itu jelas tak bisa diraih dengan sangat mudah. Dibutuhkan kesabaran, kejelian dan ketekunan agar bisa meningkatkan return investasi ala Han Ji Pyeong. Di sinilah letak pentingnya memahami dunia investasi bagi milenial untuk masa depan mereka.

Pentingnya Investasi Bagi Milenial Untuk Masa Depan

Han Ji Pyeong sosok milenial sukses
Han Ji Pyeong sosok milenial sukses
Tak berlebihan jika disebutkan bahwa ketiga tokoh dalam START-UP  seolah menggambarkan karakteristik milenial masa kini. Milenial alias generasi Y yang terlahir di rentang tahun 1981-1996 kini adalah roda penggerak utama perekonomian dunia.

Tentu ada di antara kamu yang hidup seperti Dal Mi yakni serba kecukupan bersama sang nenek setelah Ayahnya meninggal. Sehingga harus berjuang dan bekerja keras setiap hari meskipun gaji pas-pasan. Atau ada juga yang seperti Do San, hidup dalam keluarga serba kecukupan tapi tidak pandai dalam hal finansial (lebih-lebih investasi), lantaran cuma fokus tenggelam dalam keahliannya, sebagai programmer.

Kehidupan paling sempurna justru terlihat dari Ji Pyeong yang meskipun yatim piatu, bisa ada di level status tertinggi masyarakat, berkat pundi-pundi keuangan yang dimiliki. Ji Pyeong yang adalah pria lajang, merupakan sosok milenial melek finansial yang paham bahwa investasi adalah satu-satunya cara memiliki keuangan stabil di masa depan.

Tak berniat untuk mendewakan sosok Ji Pyeong, karena memang pada dasarnya yang namanya investasi itu sangat penting. Kamu yang adalah milenial wajib belajar bagaimana cara investasi yang benar, jika memang ingin hidup mapan di masa depan. Masih tak percaya? Berikut adalah sejumlah alasan yang menguatkan pendapat tersebut:

4 Alasan MILENIAL WAJIB INVESTASI
 1. Nilai Aset dan Kekayaan Meningkat

Ketika kamu berinvestasi, tentu akan dapat return alias keuntungan. Semakin lama waktu investasinya, biasanya akan semakin besar pula return yang didapat. Jika uang tunai dari return itu kamu simpan ke dalam deposito di bank, ini jelas sudah menjadi aset. Nanti ketika deposito hasil investasi itu jatuh tempo, bisa dipastikan kalau jumlah tabungan bertambah akibat bunga bank yang artinya, nilai aset dan kekayaanmu meningkat.

2. Merdeka Finansial

Ketika kamu memilih mengalokasikan uang yang dimiliki lewat investasi, maka kamu akan memperoleh return sesuai ketentuan. Return inilah yang biasanya digunakan investor untuk kebutuhan mereka. Dengan adanya return, kamu tak perlu lagi meminta uang ke orangtua untuk nongkrong, karena kamu sudah pasti merdeka secara finansial.

3. Terhindar Dari Inflasi

Inflasi adalah kondisi dimana harga-harga barang meningkat terus-menerus. Ketika laju inflasi meningkat, daya beli masyarakat anjlok dan bisa memberikan dampak besar ke perekonomian. Ancaman inflasi ini bisa dihindari jika kamu melakukan investasi, karena keuangan tetap stabil meskipun resesi ekonomi di depan mata.

4. Dana Masa Tua

Dan inilah hal terakhir yang membuat investasi sangatlah penting bagi milenial. Terutama jika kamu ingin kehidupan masa tua yang meski tidak bekerja lagi, tetap tenang dalam hal keuangan, maka investasi adalah satu-satunya jawaban. Lewat investasi, kamu akan tetap mendapat penghasilan sekalipun di rumah aja dan tidak bekerja lagi. 

Bagaimana? Terbukti kan kalau investasi adalah salah satu hal yang harus diperhitungkan sejak masih muda? Tak perlu tunggu kamu harus menikah atau memiliki penghasilan selangit, investasi haruslah segera dilakukan sedini mungkin. Bukan tak mungkin kalau nantinya kita-kita ini bakal bisa jadi sekeran Ji Pyeong, asalkan punya tekad yang kuat. 

Tak perlu cemas karena usia bertambah, salah satu investor tersukses dan terkaya yang dijuluki Warren Buffett-nya Indonesia yakni Lo Kheng Hong, justru memulai investasi di jelang 30 tahunan. Jadi, yuk coba cara investasi ala Han Ji Pyeong ini!

Posting Komentar

© Dipinterin. All rights reserved. Developed by Dipinterin