Tanpa adanya orangtua, Kian Liong harus menelan pil pahit saat dua kali gagal naik kelas. Menyerah jelas tak pernah ada dalam kamus hidup Kian Liong, karena pria kelahiran Majalengka itu terus bersekolah. Dirinya bahkan memiliki mata pelajaran favorit yakni ekonomi dan tata buku, dua hal yang akan menjadi pondasi utama seluruh jaringan bisnisnya di masa depan.
Terbiasa hidup penuh perjuangan sejak kecil, membuat Kian Liong tak pernah berminat untuk menghambur-hamburkan uangnya. Bahkan saat dirinya menikahi sang pujaan hati, Lily Anwar di usia 25 tahun, kedua sejoli itu bahkan pulang pergi dari kantor catatan sipil naik becak. Jangan harap ada tamu undangan atau bahkan juru potret, Kian Liong cuma menyimpan kenangan indah pernikahan itu benaknya.
Kian Liong percaya bahwa hidup itu adalah sebuah langkah panjang dan pilihan. Perjuangan, kerja keras, kesederhanaan dan doa adalah jari-jari yang melindungi api semangat keluarganya yang sudah dikaruniai empat orang anak kala itu. Dua tahun tinggal di luar negeri, Ibu Pertiwi memanggil Kian Liong kembali di tahun 1949.
![]() |
| Lily Anwar dan CEO Astra International berfoto di depan ilustrasi wajah Tjia Kian Liong © Liputan6/HO/Ilham |
Memegang teguh prinsip untuk selalu mengembangkan kemampuan dan peningkatan pendidikan SDM (Sumber Daya Manusia), Kian Liong mulai menyimpan impian membangun Indonesia. Darah Tionghoa yang mengalir di dalam tubuhnya semakin menguatkan alasan dirinya untuk membuktikan betapa besar cinta dan kebanggaannya pada Nusantara.
Hal itulah yang mendorong Astra untuk melebarkan sayap bisnisnya ke sektor jasa keuangan. Tepat pada tahun 1981, PT Astra International mendirikan PT Raharja Sedaya yang setahun kemudian membeli mayoritas saham PT Maskapai Asuransi Buana. Dari unit bisnis keuangan yang lambat laun diberi nama Astra Financial itulah, Astra terus mendampingi roda kehidupan Indonesia hingga 40 tahun putaran itu berjalan.
Mimpi panjang Kian Liong atau yang lebih dikenal seantero negeri dengan nama William Soerjadjaja dalam menyejahterakan bangsa, mungkin bisa dibilang telah terwujud. Semangat, perjuangan dan harapan Oom William serta anak turunannya berhasil menjadikan Astra Financial sebagai solusi keuangan terbaik untuk negeri.
Astra Financial dan Mimpi-Mimpi Kami
Krisis moneter (krismon) di tahun 1998 yang memporak porandakan negeri ini turut juga dialami oleh keluarga kami. Ayah saya yang waktu itu bekerja di Konsulat Jenderal Hongkong terpaksa kembali ke Indonesia. Pengaturan finansial yang tidak baik memberikan dampak buruk dan kami kehilangan rumah.
Ayah sang kepala keluarga jatuh bangun memulai bisnis yang terus berganti setiap tahunnya. Kehidupan masa muda saya di tahun 2000-2010an jelaslah tidak sebaik saat masih kecil. Saya menjadi saksi satu persatu aset milik orangtua terpaksa dijual demi melanjutkan hidup. Harus tinggal bersama kakek dan nenek, orangtua mencoba peruntungan dalam bisnis kuliner. Dimulai dari rumah, orangtua ingin melebarkan usaha dengan membeli mobil untuk mobilitas serta jangkauan pasar lebih luas.
Namun keluarga kami saat itu tidak memiliki mobil.
Dalam kondisi bingung itulah, orangtua saya berkenalan dengan salah satu entitas Astra Financial yakni Astra Credit Companies (ACC). Bisa dibilang kalau ACC adalah jembatan yang mengantarkan kami mewujudkan mimpi memiliki mobil sendiri. Lembar demi lembar keuntungan jualan disisihkan oleh Ibu untuk membayar angsuran mobil. Aset pertama milik keluarga kami.
![]() |
| saya dan mobil keluarga |
Hanya saja harga GoPro yang begitu mahal dan membutuhkan waktu untuk dibeli secara tunai, membuat saya sempat ingin melupakannya. Namun saya berjumpa dengan anak usaha Astra Financial yang lain yakni SPEKTRA yang membantu keinginan memiliki GoPro secara finansial lebih ringan, yakni lewat metode kredit. Bersama GoPro itu, saya melangkahkan kaki ke pelosok negeri.
Sekadar informasi, SPEKTRA adalah salah satu brand PT Federal International Finance (FIF) yang berubah nama jadi FIFGroup di tahun 2013.
Saat itulah saya semakin sadar bahwa Astra Financial sebetulnya sudah merangkul mimpi-mimpi saya dan keluarga tanpa disadari. Memberikan bukti bahwa solusi keuangan yang tepat memang benar-benar bisa membantu hidup jauh lebih sejahtera, serta masa depan lebih baik.
Tapak Asa Astra Financial dalam Membangun Indonesia
Kisah keluarga saya dengan Astra Financial mungkin hanyalah segelintir rekaman betapa divisi layanan keuangan PT Astra International ini sudah banyak membantu manusia-manusia Nusantara meraih tujuannya. Bukan sekadar isapan jempol, karena dalam 40 tahun perjalanan bisnis, Astra Financial kini sudah menjelma dalam 11 entitas usaha.
Tercatat di akhir Juni 2018, Astra Financial sudah mempunyai total aset sebesar Rp284 triliun. Dengan 2.344 jaringan di seluruh Tanah Air, setidaknya ada 32.534 warga Indonesia yang mencari penghidupan sebagai karyawannya. Berikut gurita bisnis Astra Financial:
- Perbankan: PermataBank
- Pembiayaan: ACC, FIFGroup, TAF (Toyota Astra Finance), SANF (Surya Artha Nusantara Finance) dan KAF (Komatsu Astra Finance)
- Asuransi General: Asuransi Astra (Asuransi Astra Buana)
- Asuransi Jiwa: Astra Life
- Modal Ventura: Astra Ventura
- Perusahaan Fintech (Financial Technology): Astra Welab Digital Artha
- Dana Pensiun: Dana Pensiun Astra
ACC: Karena Rakyat Indonesia Berhak Punya Mobil
Ada banyak sekali perusahaan di negeri ini yang akhirnya tumbang karena badai krismon. Namun ACC tentu bukanlah salah satunya karena brand yang dikenalkan pada tahun 1994 ini berhasil melalui krismon dan terus berkembang membantu masyarakat Indonesia memperoleh kredit kendaraan.
Hasil penggabungan lima perusahaan di bawah naungan Astra Financial ini menawarkan layanan pembiayaan mobil, alat berat dan multiguna lewat konsep konvensional atau syariah. Keluarga kami tentu bukanlah satu-satunya yang berhasil merangkai mimpi punya mobil pribadi berkat ACC.
Hasil penggabungan lima perusahaan di bawah naungan Astra Financial ini menawarkan layanan pembiayaan mobil, alat berat dan multiguna lewat konsep konvensional atau syariah. Keluarga kami tentu bukanlah satu-satunya yang berhasil merangkai mimpi punya mobil pribadi berkat ACC.
FIFGroup: Perusahaan Terbaik Astra Financial
![]() |
| menara FIFGroup |
Bersama dengan ACC, FIFGroup adalah ujung tombak bisnis Astra Financial. Bahkan khusus untuk FIFGroup, mampu meningkatkan laba bersih Astra Financial sebesar 28% jadi Rp4,8 triliun di tahun 2018 silam.
Hingga sejauh ini, FIFGroup bergerak di bidang pembiayaan investasi, pembiayaan multiguna, pembiayan modal kerja, pembiayaan syariah dan lain-lain. Setidaknya ada empat brand yang berada di bawah naungan FIFGroup yakni:
- FIFASTRA: Jasa layanan pembiayaan sepeda motor Honda baik kendaraan baru atau bekas
- SPEKTRA: Jasa layanan pembiayaan multiguna untuk berbagai kebutuhan masyarakat seperti perabot rumah tangga, furniture, produk lifestyle, gadget dan alat elektronik
- DANASTRA: Jasa layanan pembiayaan bisnis, modal kerja, dan multiguna
- AMITRA: Jasa layanan produk perjalanan religius unggulan mulai dari Umroh Reguler, Umroh Plus sampai Haji
Astra Life dan Buana: Lindungi Jutaan Rakyat Selama Berdekade
Komitmen ingin melindungi masyarakat Indonesia diwujudkan Astra Financial lewat dua unit usaha di sektor asuransi.Yang pertama, Asuransi Astra Buana atau Asuransi Astra adalah asuransi umum yang fokus melindungi sektor ritel, kesehatan, komersial dan syariah.
Yang kedua, Astra Life fokus memberikan perlindungan jiwa dalam hal kesehatan, kecelakaan, unit link sampai lini syariah. Bahkan Astra Life juga turut membantu dalam program Employee Benefit Group Business atau program kesejahteraan karyawan, serta dana pensiun.
Ada alasan tersendiri kenapa baik Asuransi Astra dan Astra Life berpengalaman melindungi jutaan masyarakat dari berbagai risiko kerugian selama puluhan tahun. Di mana layanan asuransi merupakan sektor pertama yang dijalankan Astra Financial.
Maucash: Langkah Astra Financial di Sektor Fintech
Memiliki komitmen untuk selalu ada dalam pertumbuhan ekonomi negeri membuat Astra Financial ikut terlibat dalam menjamurnya fintech. Tepat di tahun 2018 lalu, layanan P2P (Peer-to-Peer) Lending dluncurkan dengan brand Maucash, berkat kerjasama dengan Welab.Bertujuan memberikan pinjol (pinjaman online) legal yang terdaftar resmi OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Maucash memiliki big data dan machine learning berkualitas sehingga proses pengajuan kredit calon debitur jauh lebih singkat dan bertanggung jawab. Di tengah banyaknya paradigma negatif soal pinjol, Maucash jelas bukanlah salah satu di antaranya berkat komitmen perlindungan konsumen mereka.
MOXA: Super App Untuk Masa Depan Keuangan Indonesia
Dibandingkan unit bisnis lainnya, MOXA bisa dibilang sebagai keluarga baru Astra Financial tapi mengusung ambisi yang cukup besar yakni sebagai masa depan keuangan Indonesia. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, Astra sudah semakin berupaya go digital seperti merilis produk AstraPay, SEVA hingga akhirnya MOXA yang dikembangkan oleh PT Astra Kreasi Digital.Dirilis pada 29 Maret 2021, MOXA (Mobile Experience by Astra Financial) adalah super app yang bakal jadi solusi digital terintegrasi seluruh produk keuangan Astra Group. Setidaknya ada 21 jenis produk finansial mulai dari pembiayaan motor, asuransi kesehatan, asuransi jiwa, pembiayaan alat berat sampai pembiayaan multiguna yang bakal bisa diakses lewat MOXA.
![]() |
| produk keuangan terintegrasi Astra Financial di MOXA |
![]() |
| keunggulan aplikasi MOXA |
Tengara Astra Financial, Setia Dampingi Zamrud Khatulistiwa
40 tahun perjalanan Astra Financial, unit bisnis ini bisa dibilang ikut terlibat dalam peradaban masyarakat Indonesia. Tak hanya hadir di kala negeri ini begitu tersenyum, tapi juga ada saat Ibu Pertiwi mengalami nelangsa. Cukup menarik karena sepertinya posisi Astra bagi Zamrud Khatulistiwa bak makna namanya itu sendiri.Mungkin tidak banyak di antara kamu yang tahu bahwa nama Astra ini diambil dari bahasa latin yang bermakna bintang. Adalah Kian Tjoe alias Benyamin Soerjadjaja yang merupakan adik dari William, memberikan nama itu.
Dan kini meskipun sudah empat dekade lamanya, Astra tetap berpendar tanpa pernah merasa lelah. Bak bintang di langit malam yang meskipun berukuran kecil, sinarnya bisa dilihat siapapun di bawah naungan angkasa. Seolah tanpa pamrih menerangi makhluk-makhluk di bawahnya yang saling menengadah dan menatap dengan senyuman penuh ketenangan.
Hal itulah yang juga dilakukan Astra Financial kala badai derita menghampiri negeri ini saat pandemi Covid-19. Tepat di ulang tahunnya yang ke-65 di 2021 ini, Asuransi Astra memberikan apresiasi kepada 2.500 relawan tenaga kesehatan Covid-19 yang bertugas di RSDC Wisma Atlet, Jakarta. Dilansir BeritaSatu, apresiasi itu sendiri diberikan Asuransi Astra dalam bentuk perlindungan asuransi BPJSTK, asuransi kecelakaan diri Garde Me dan berbagai alat kesehatan.
![]() |
| bantuan Astra Financial untuk nakes © BeritaSatu |
Kemudian ada juga si anak emas dalam Astra Financial yakni FIFGroup, tak main-main menggelontorkan bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) sebesar Rp39,01 miliar pada periode 2020-2021. Dana CSR itu dibagi-bagi dalam lebih dari 100 ribu paket sembako, pendirian Bank Wakaf, delapan ventilator, 953 ekor bantuan hewan kurban, APD (Alat Pelindung Diri) hingga unit ambulans.
Bahkan tak berhenti di situ saja, FIFGroup paham betul jika pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang paling terkena imbas wabah corona. Menggandeng empat lembaga di bawah naungan Astra Group seperti ESR (Environmental and Social Responsibility) PT Astra Internasional, YDBA (Yayasan Dharma Bhakti Astra), YPA-MDR (Yayasan Pendidikan Astra-Michael D.Ruslim) dan YAHM (Yayasan Astra Honda Motor), FIFGroup meluncurkan Dana Bergulir CSR.
![]() |
| bantuan UMKM dari Astra Financial |
Lewat filosofi yang dipegang teguh Astra selama bertahun-tahun itu, perusahaan memang berkomitmen untuk jadi yang terbaik sekaligus bermanfaat bagi bangsa dan negara. Tentu saja prinsip bisnis Astra ini senada dengan apa yang selalu ditekankan oleh William. Seumur hidupnya, sang pendiri yang sudah tutup usia pada tahun 2010 di usia 86 tahun itu memang selalu memegang teguh nilai naluri, loyalitas dan rasa percaya diri.
Kini 11 tahun semenjak kepergian William Soerjadjaja, Astra Financial tak akan pernah berhenti dalam mendampingi masyarakat Indonesia. Selalu memberikan kepercayaan dan solusi keuangan terbaik, sebuah pengharapan yang tinggi bahwa Sang Garuda akan kembali terbang dengan gagah dan lebih baik sebagai negara maju di masa depan.









