Apa Hubungan Bahasa dan Logika?
Bahasa
adalah sistem lambang bunyi berartikulasi yang bersifat sewenang-wenang
dan konvensional yang dipakai sebagai alat komunikasi untuk melahirkan
perasaan dan pikiran (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Sederhananya,
bahasa merupakan pernyataan pikiran atau perasaan sebagai alat
komunikasi manusia. Manusia membutuhkan media bahasa untuk mengungkapkan
hasil pemikirannya dan pembentukan penalaran ilmiah.
Bahasa terdiri dari kata/istilah dan sintaksis. Kata/istilah adalah simbol dari arti sesuatu, dapat juga berupa benda-benda, kejadian-kejadian, proses-proses atau juga hubungan-hubungan. Sintaksis adalah cara-cara untuk menyusun kata-kata/istilah di dalam kalimat sehingga memiliki arti yang bermakna.
Dengan adanya sintaksis, muncul istilah kalimat bermakna dan kalimat tidak bermakna. Kalimat bermakna dibagi atas kalimat berita dan bukan kalimat berita. Kalimat berita adalah kalimat yang bisa dinilai benar atau salahnya. Sedangkan bukan kalimat berita dibedakan atas: kalimat tanya, kalimat perintah, kalimat seru, dan kalimat harapan.
Perbedaan bahasa alami dan bahasa buatan juga dapat dilihat dari tabel berikut
Fungsi afektif atau praktis tampak jelas untuk menimbulkan efek psikologis terhadap orang lain dan sebagai akibatnya memengaruhi tindakan-tindakan mereka ke arah kegiatan atau sikap tertentu yang diinginkan.
Fungsi simbolik dipandang dalam artinya yang luas, meliputi juga fungsi logik serta komunikatif karena arti itu dinyatakan dalam simbol-simbol bukan hanya untuk menyatakan fakta saja melainkan juga untuk menyampaikan kepada orang lain.
Bahasa terdiri dari kata/istilah dan sintaksis. Kata/istilah adalah simbol dari arti sesuatu, dapat juga berupa benda-benda, kejadian-kejadian, proses-proses atau juga hubungan-hubungan. Sintaksis adalah cara-cara untuk menyusun kata-kata/istilah di dalam kalimat sehingga memiliki arti yang bermakna.
Dengan adanya sintaksis, muncul istilah kalimat bermakna dan kalimat tidak bermakna. Kalimat bermakna dibagi atas kalimat berita dan bukan kalimat berita. Kalimat berita adalah kalimat yang bisa dinilai benar atau salahnya. Sedangkan bukan kalimat berita dibedakan atas: kalimat tanya, kalimat perintah, kalimat seru, dan kalimat harapan.
>>>LINK DOWNLOAD ADA DIBAWAH<<<
Penggolongan Bahasa
Bahasa dibagi menjadi dua golongan, yaitu bahasa alami dan bahasa buatan. Bahasa alami adalah bahasa yang dipergunakan sehari-hari untuk menyatakan sesuatu dan tumbuh atas pengaruh alam sekelilingnya. Bahasa buatan adalah bahasa bahasa yang disusun dan diciptakan sedemikian rupa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan akal pikiran untuk maksud tertentu.Bahasa Alami
Seperti disinggung diatas, bahasa alami digunakan dalam kehidupan sehari-hari, percakapan sehari-hari dan dipengaruhi oleh alam sekitar. Bahasa alami terdiri dari bahasa isyarat dan bahasa biasa.- Bahasa Isyarat adalah bahasa yang dapat berlaku umum dan dapat pula berlaku khusus. Contoh, berlaku umum: menggelengkan kepala tanda tidak setuju, mengangguk tanda setuju, hal ini tanpa ada persetujuan dapat dimengerti secara umum. Berlaku khusus adalah untuk kelompok tertentu dengan isyarat tertentu pula, contoh bahasa tubuh untuk kaum disabilitas dan gerakan-gerakan tertentu pada kesatuan tentara, klub sepeda motor, geng, dan komunitas untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu.
- Bahasa Biasa,
yaitu bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari. Simbol sebagai
pengandung arti dalam bahasa biasa disebut “kata”, sedang arti yang
dikandungnya disebut “makna”. Ini memunculkan keadaan bahwa kata yang
sama dapat memiliki makna yang berbeda.
Contoh: pucuk daun teh menghasilkan teh dengan kualitas terbaik. Bandingkan dengan, pucuk kepemimpinan diambil alih secara paksa.
Kata pucuk pada dua kalimat tersebut sama, namun memiliki makna atau arti yang berbeda.
Bahasa Buatan
Bahasa buatan adalah bahasa yang disusun untuk maksud-maksud tertentu. Kata dalam bahasa buatan disebut “istilah”, sedangkan arti yang dikandung istilah itu disebut konsep. Ada dua jenis bahasa buatan yaitu bahasa istilahi dan bahasa artificial.- Bahasa Istilahi, rumusannya diambilkan dari bahasa biasa yang diberi arti tertentu, misalnya demokrasi (demos dan kratein), medan, daya, massa (dalam fisika). Dalam bahasa ini, ada sedikit kekaburan. Oleh karena itu, definisi diperlukan untuk menjelaskan arti yang dimaksudkan.
- Bahasa Artifisial,
bahasa artifisial adalah murni bahasa buatan atau sering juga disebut
dengan bahasa simbolik, bahasa berupa simbolsimbol sebagaimana yang
digunakan dalam logika maupun matematika. Dalam bahasa ini, tidak ada
bentuk kiasan yang mengaburkan, melainkan simbol pasti untuk mewakili
suatu istilah.
Ciri bahasa artifisial adalah tidak berfungsi sendiri, kosong dari arti, oleh karena itu dapat dimasuki arti apa pun juga, arti yang dimaksudkan dalam bahasa artifisial ditentukan oleh hubungannya dengan keadaan, kalimat atau penggunaannya saat itu.
Perbedaan bahasa alami dan bahasa buatan juga dapat dilihat dari tabel berikut
Fungsi-Fungsi Bahasa
Fungsi ekspresif atau emotif tampak pada pencurahan rasa takut serta takjub yang dilakukan serta merta pada pemujaan-pemujaan, demikian juga pencurahan seni suara maupun seni sastra.Fungsi afektif atau praktis tampak jelas untuk menimbulkan efek psikologis terhadap orang lain dan sebagai akibatnya memengaruhi tindakan-tindakan mereka ke arah kegiatan atau sikap tertentu yang diinginkan.
Fungsi simbolik dipandang dalam artinya yang luas, meliputi juga fungsi logik serta komunikatif karena arti itu dinyatakan dalam simbol-simbol bukan hanya untuk menyatakan fakta saja melainkan juga untuk menyampaikan kepada orang lain.